Jejak Digital Pengancam Bom Kedubes Belarus Dilacak

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 20 Mei 2022 07:04 WIB
Ilustrasi ancaman bom
Ilustrasi ancaman bom. (Luthfy Syahban/detikcom)
Jakarta -

Ancaman bom kepada kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Belarus di Setiabudi, Jakarta Selatan, membuat. Teror itu disampaikan oleh pelaku melalui surat elektronik (surel) atau e-mail.

Teror ancaman bom itu diterima pihak Kedubes Belarus, pada Rabu (18/5) pagi. Peneror mengirimkan pesan agar perang Rusia terhadap Ukraina diakhiri.

Pelaku mengaku bernama Ivan Ivanov mengirimkan ancaman bom ke email ofisial Kedubes Belarus dan Oseanapol. Surat elektronik tersebut diterima pada Rabu (18/5), sekitar pukul 10.10 WIB.

Memang benar ada ancaman ke Kedubes Belarus, tetapi setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya, hasilnya nihil. Tidak ditemukan benda/barang berbahaya maupun mencurigakan di Kedutaan Belarus," ujar Zulpan saat dihubungi detikcom, Kamis (19/5/2022).

Teror Bom Dikirim via E-Mail

Dalam e-mail itu, si pelaku mengirimkan ancaman dengan berbahasa Rusia, yang intinya pelaku mengancam akan meledakkan bom di kantor Kedubes Rusia dan Belarusia. Si pelaku mengancam akan meledakkan bom di kantor Kedubes Rusia dan Belarus apabila Rusia tidak menghentikan perang terhadap Ukraina.

Ancaman yang diterima melalui e-mail itu kemudian dilaporkan kepada sekuriti. Pihak sekuriti Kedubes Belarus melapor ke personel Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya dan meneruskannya ke Polda Metro Jaya.

Hasil Pengecekan Nihil Bom

Polisi langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan cek TKP. Tim Jibom Gegana Polda Metro Jaya juga diturunkan untuk melakukan penyisiran dan sterilisasi di lokasi.

"Pukul 11.40 WIB penyisiran dan sterilisasi yang dilakukan oleh Jibom Gegana Polda Metro Jaya selesai dengan hasil tidak ditemukan benda/barang berbahaya maupun mencurigakan di Kedutaan Belarus. Tidak diketemukan bahan peledak atau sejenisnya, clear," pungkas Zulpan.

Simak video 'Polisi Dalami Ancaman Bom ke Kedubes Belarus':

[Gambas:Video 20detik]



Baca di halaman selanjutnya: polisi menyelidiki pelaku.