Polisi Selidiki Laporan Karang Taruna di Bekasi Terkait Ormas Bikin Resah

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 22:22 WIB
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira. (Fakhri Fadlurrohman/detikcom)
Bekasi -

Karang Taruna RW 06 Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, melaporkan ormas yang dianggap meresahkan ke polisi. Polres Metro Bekasi Kota telah menerima laporan tersebut dan tengah menyelidikinya.

"Yang dilaporkan adalah oleh warga Kranji terkait keresahan, aktivitas yang dilakukan salah satu oknum kelompok masyarakat yang di sana, tapi ini sedang dalami," ucap Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Ivan Adhitira saat diminta konfirmasi pada Kamis (19/5/2022).

Menurut Ivan, pihak kepolisian akan menyelidiki dugaan tindakan pidana yang dilakukan ormas tersebut. Menurutnya, pelaporan ini juga didampingi RT dan RW setempat.

"Penyelidikan apa yang dilakukan, persangkaan pasalnya apa, diduga pelanggan pidananya apa itu masih jadi penyelidikan kita," ucapnya.

"Dari Ketua RT atau RW juga sudah memang mendampingi warga tersebut untuk melaporkan," sambungnya.

Karang Taruna Resah atas Keberadaan Ormas Pengintimidasi

Sebelumnya Karang Taruna RW 06, Kelurahan Kranji, Bekasi Barat, Kota Bekasi, melaporkan salah satu ormas ke polisi. Mereka melapor karena merasa resah akan keberadaan ormas di lingkungan mereka yang kerap melakukan intimidasi.

Wakil Karang Taruna RW 06, Kranji, Dimas Galih, menuturkan duduk perkara pelaporan berawal dari adanya dugaan tindakan ancaman kepada karang taruna. Karang taruna awalnya akan melakukan program kerja untuk mengadakan uang kebersihan dan keamanan kepada pedagang kaki lima (PKL) yang ada di wilayah tersebut.

"Kami baru mengerjakan proker kami terkait UMKM, lalu tiba-tiba ormas ini merasa keberatan. Karena diduga kami merebut lahan mereka. Kami hanya baru wacana, kami baru sosialisasi kepada PKL Senin itu, tanggal 16," tutur Galih ketika dihubungi detikcom, Kamis (19/5).

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya.