ADVERTISEMENT

Formappi Soroti Urgensi Kunker BURT DPR ke Turki: Pemborosan Anggaran!

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 19 Mei 2022 12:37 WIB
Peneliti Formappi Lucius Karus.
Peneliti Formappi Lucius Karus (Foto: dok. detikcom)
Jakarta -

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) mempertanyakan urgensi kunjungan kerja (kunker) yang dilakukan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI pekan depan. Formappi menilai kunker tersebut merupakan bentuk pemborosan anggaran.

"Tanpa alasan yang jelas, tanpa informasi ke publik. Yang pasti bahwa kunjungan kerja itu juga akan sama-sama membebani anggaran negara," kata peneliti Formappi Lucius Karus kepada wartawan, Kamis (19/5/2022).

"Kunker itu juga merupakan bentuk pemborosan anggaran karena nggak jelas juga apa urgensinya," tambahnya.

Lucius mengatakan ada banyak kunker yang diikuti anggota DPR semenjak libur Lebaran lalu. Lucius pun mempertanyakan tidak adanya transparansi yang diberikan DPR kepada publik terkait hasil kunker yang sudah dilakukan.

"Ada begitu banyak kunker DPR yang diikuti oleh anggota dari berbagai AKD yang dilakukan semenjak liburan Lebaran lalu. Anehnya, tak ada yang diekspos secara transparan oleh DPR ke publik, seolah-olah kunker-kunker itu tak penting diketahui publik," jelas Lucius.

Menurut Lucius, pemborosan yang dilakukan DPR dari berbagai kegiatan hanya menjadikan keputusan penghentian proyek gorden tidak punya makna. Dia menyebutkan penghentian proyek gorden hanyalah kamuflase untuk kegiatan DPR yang lain yang memboroskan anggaran.

"Saya kira pemborosan-pemborosan yang dilakukan DPR dengan berbagai kegiatan, mulai proyek hingga kunker, membuat keputusan penghentian proyek gorden menjadi tak punya makna," ujar Lucius.

"Penghentian proyek gorden hanya seperti kamuflase untuk banyak kegiatan lain DPR yang memboroskan anggaran," tambahnya.

Simak selengkapnya soal kunker BURT DPR RI ke Turki di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT