Terlibat Korupsi Revitalisasi Sentra IKM, Kadispora Kota Serang Ditahan

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 20:03 WIB
Kadispora Kota Serang Yoyo Wicahyono saat ditahan penyidik Kejari Serang
Kadispora Kota Serang Yoyo Wicahyono (rompi merah) saat ditahan penyidik Kejari Serang. (Bahtiar/detikcom)
Serang - Tim penyidik Kejari Serang menahan Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Yoyo Wicahyono atas dugaan korupsi revitalisasi sentra industri kecil-menengah (IKM). Ia ditahan bersama pihak swasta tersangka Darusalam dari CV Gelar Putra Mandiri (GPM).

"Telah dilakukan ekspose tim penyidik Kejari Serang dan telah menertibkan penetapan tersangka atas nama tersangka YW selaku PPK dan atas nama tersangka DS dari pihak swasta CV GPM dalam kegiatan revitalisasi industri IKM," kata Kajari Serang Freddy D. Simandjuntak di Serang, Rabu (18/5/2022).

Proyek itu dikerjakan sewaktu Yoyo menjabat Kepala Dinas plus PPK di Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DinkopUKMPerindag). Anggaran revitalisasi ini berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dengan pagu anggaran Rp 5,5 miliar.

Kajari mengatakan penyidik telah memeriksa 34 saksi atas perkara ini. Berdasarkan hasil audit, kerugian negara revitalisasi sentra IKM di Kota Serang ini mencapai Rp 800 juta.

"Dalam hal ini terjadi kerugian keuangan negara kurang-lebih Rp 800 juta," ujarnya.

Selama jadi PPK, Kajari menyebut, tersangka Yoyo tidak melakukan kewajibannya dalam melaksanakan tugas. Sedangkan tersangka Darusalam adalah komanditer di CV GPM dan telah memalsukan perjanjian kontrak.

Para tersangka diancam Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Tipikor. Tersangka Yoyo ditahan di Rutan Pandeglang, sementara Darusalam di Rutan Kelas 2 Serang.

"Kami masih dalami terus dan sampai saat ini hanya dua tersangka, namun itu tergantung perkembangan penyidikan, kemungkinan ada tersangka lain," tegas Freddy.

Pantauan detikcom, kedua tersangka langsung dibawa ke mobil tahanan pukul 16.20 WIB dan langsung dibawa ke rutan. Tersangka Yoyo mengaku akan bertanggung jawab atas perbuatannya.

"Ini risiko jabatan, saya siap bertanggung jawab," ujarnya kepada wartawan.

Simak juga 'Undang 20 Parpol, Firli: Cerdas Tak Punya Integritas Bisa Saja Korupsi':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/aik)