PAN Ngaku Tak Hanya Dekat Ridwan Kamil Jelang 2024, Anies-Ganjar Juga

Nahda Rizki Utami - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 17:32 WIB
Jakarta -

Kedekatan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menjelang Pilpres 2024 semakin tampak. PAN juga mengaku dekat dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, bukan hanya dengan Ridwan Kamil.

Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay mengatakan PAN memiliki kedekatan yang baik dengan Ridwan Kamil. Dia menyebutkan banyak pertemuan yang dilakukan PAN bersama Ridwan Kamil, baik formal maupun informal.

"PAN itu memiliki kedekatan yang baik dengan Ridwan Kamil. Ada banyak kegiatan PAN yang dihadiri oleh Ridwan Kamil itu. Kemudian saya kira berkali-kali sangat sering, baik formal maupun informal, Ridwan Kamil sering ketemu dengan kita, dengan pengurus, terutama dengan Ketum," kata Saleh kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5/2022).

Bukan hanya dengan Ridwan Kamil, Saleh juga menyebutkan kedekatan PAN dengan Anies dan Ganjar. Dia menyinggung pertemuan Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) dengan Anies saat salat Idul Fitri di Jakarta International Stadium (JIS) yang lalu.

"Dan PAN itu, selain dekat dengan Ridwan Kamil, kami tentu memiliki kedekatan dengan calon lain. Kita juga dekat dengan Anies Baswedan. Ya kemarin salat Idul Fitri saja Bang Zul sama di JIS dan itu menunjukkan kedekatan yang luar biasa," ujar Saleh.

Saleh menuturkan ada banyak pertemuan yang dilakukan Zulhas dengan Anies. Pertemuan itu membahas banyak hal.

Sama halnya dengan Ridwan Kamil dan Anies, Saleh juga menuturkan kedekatan PAN dengan Ganjar. Menurutnya, PAN memiliki kedekatan dengan para tokoh politik yang bisa dipertimbangkan untuk maju pada Pilpres 2024.

"Dan ada banyak pertemuan juga antara Anies Baswedan dengan Bang Zul yang mungkin kami tidak publikasikan dan terkadang tidak perlu dipublikasikan untuk berbicara, baik kekeluargaan sosial maupun sospol, dan begitu juga dengan Ganjar kita dekat," imbuh Saleh.

"Kita juga memiliki kedekatan terutama dengan tokoh-tokoh politik itu yang saya kira memiliki elektabilitas yang cukup dan bisa dipertimbangkan untuk menjadi calon pemimpin nasional," tambahnya.

(gbr/gbr)