KPK Cecar Boyamin soal Operasional Perusahaan Terkait Bupati Banjarnegara

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 16:19 WIB
Gedung baru KPK
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

KPK telah memeriksa Koordinator Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman terkait kasus TPPU Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono. KPK mengkonfirmasi Boyamin soal aktivitas PT Bumi Rejo, yang terkait dengan Budhi.

"Yang bersangkutan hadir dan dikonfirmasi antara lain terkait kedudukan dan kewenangan saksi sebagai Direktur PT Bumi Rejo. Di samping itu didalami pula pengetahuan saksi mengenai aktivitas operasional PT Bumi Rejo diantaranya soal keuangan perusahaan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (18/5/2022).

Boyamin diperiksa pada Selasa kemarin (17/5) di gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Dia diperiksa untuk tersangka Budhi dkk.

Sebelumnya, Tim Penyidik KPK memeriksa Koordinator Masyarakat Anti-korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman berkaitan dengan perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono (BS). Boyamin dicecar 11 pertanyaan.

"Pertanyaannya banyak dan jawabannya harus banyak... ternyata cuma ada 11 pertanyaan," ujar Boyamin kepada wartawan di lobi gedung KPK Merah Putih, Selasa (17/5).

Boyamin tiba di KPK pukul 10.30 WIB dan keluar dari KPK pukul 18.42 WIB. Boyamin diperiksa sebagai Direktur PT Bumi Rejo. Dia ditanya soal perkenalannya dengan Bupati Banjarnegara nonaktif Budhi Sarwono.

"Pertanyaan lima adalah bagaimana kenal Budhi Sarwoino. Saya jelaskan seperti kemarin... kan sudah tanya, sudah saya jawab," jelasnya.

Dia menyebut penyidik KPK sempat mencecarnya soal kepengurusan PT Bumi Rejo sejak 1982 hingga 2021 yang dimiliki ayah Budhi Sarwono, yaitu Sugeng Budhiarto. Boyamin menjelaskan proses pemilihan dirinya sebagai Direktur PT Bumi Rejo.

"Ketika ini kasusnya jadi macet segala macem, maka diambil alih oleh Pak Sugeng dan saya diminta menjadi direktur, itu aja," tegas Boyamin.

(azh/yld)