Jokowi Longgarkan Aturan Masker, Gerindra Yakin Ekonomi Rakyat Membaik

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 13:38 WIB
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani
Foto: Sekjen Gerindra Ahmad Muzani (Dok. Istimewa).
Jakarta -

Pemerintah memutuskan melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka. Ketua Fraksi Partai Gerindra DPR RI Ahmad Muzani mengatakan kebijakan ini bakal memberikan dampak positif terhadap upaya pemulihan ekonomi nasional

"Dengan adanya keputusan pemerintah melonggarkan penggunaan masker di ruang terbuka, maka masyarakat akan terlepas dari rasa jenuh dan kebosanannya selama ini yang diwajibkan menggunakan masker pada kondisi dan area apapun," kata Muzani dalam keterangannya, Rabu (18/5/2022).

"Fraksi Gerindra mengapresiasi langkah pemerintah, tapi tentu kebijakan ini harus tetap dalam pengawalan berkala dari pemerintah. Jangan sampai masyarakat, pemerintah lengah dan menimbulkan hal-hal yang kita tidak inginkan," imbuh Muzani.

Wakil Ketua MPR ini meyakini kebijakan pelonggaran aturan masker di ruang terbuka akan membawa perekonomian rakyat lebih baik. Daya beli masyarakat diyakini akan meningkat dan proses pemulihan ekonomi nasional akan lebih cepat dicapai.

"Kebijakan ini tentu memberikan dampak baik terhadap seluruh lapisan masyarakat kita. Ekonomi rakyat akan membaik, daya beli meningkat. Intensitas jual beli di pasar akan lebih tinggi, perkantoran akan lebih masif lagi, serta kegiatan belajar mengajar baik di sekolah dan di kampus akan kembali normal. Itulah yang selama ini kita nantikan. Dan kita harapkan suasana itu bisa kita capai dalam waktu dekat," kata Muzani.

Menurut Muzani, keputusan pelonggaran penggunaan masker ini menandakan saat ini pemerintah tengah menyiapkan langkah menuju fase endemi. Meski begitu, menurut Muzani perlu ada kajian lebih lanjut tentang kemungkinan-kemungkinan lainnya.

"Suasana dan kemungkinan menuju fase endemi tidak hanya dihadapi Indonesia, tapi juga negara-negara di Eropa. Namun saat ini di China penyebaran COVID-19 masih terdeteksi bahkan meningkat. Artinya jangan tergesa-gesa untuk menetapkan saat ini kita telah masuk ke fase endemi, perlu ada kajian, penelitian, dan pemahaman global tentang identifikasi dari endemi itu sendiri," ujar Sekjen Partai Gerindra itu.

Presiden Jokowi mengumumkan kebijakan terbaru tentang penggunaan masker. Jokowi mengizinkan melepas masker ketika beraktivitas di ruangan terbuka.

"Pertama, pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi dalam video di akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5).

Namun, saat berada di dalam ruangan dan transportasi umum, masker tetap harus digunakan. Lansia dan penderita komorbid juga disarankan tetap memakai masker.

(gbr/maa)