Pernyataan Lengkap Singapura Tolak UAS, Singgung Khotbah Bom Bunuh Diri

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 10:46 WIB
Ustaz Abdul Somad (Muhammad Ilman Nafian/detikcom)
Foto: Ustaz Abdul Somad (Muhammad Ilman Nafi'an/detikcom)
Jakarta -

Ustaz Abdul Somad (UAS) ditolak masuk ke Singapura saat hendak berlibur. Singapura menegaskan bahwa UAS ditolak masuk Singapura karena dikenal sebagai orang yang mengajarkan ajaran yang bisa memecah belah. Bagaimana pernyataan lengkap Singapura?

Sebagaimana diketahui, awalnya UAS menceritakan dirinya dideportasi dari Singapura. UAS menyebut ia dipenjara di sebuah ruangan kecil seperti liang lahat.

"Saya dimasukkan ke dalam ruangan, lebarnya semeter, panjangnya dua meter, pas macam liang lahat," kata Abdul Somad seperti dilihat di akun Youtube HAI GUYS OFFICIAL, Selasa (17/5/2022).

UAS mengatakan dirinya ke Singapura hanya untuk berlibur. Ia juga mengklaim sudah membawa semua berkas yang dibutuhkan untuk masuk ke Singapura.

Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryopratomo mengungkapkan jika Ustaz Abdul Somad mendapat not to land notice. Artinya, peringatan tidak boleh mendarat yang dikeluarkan oleh Immigration & Checkpoints Authority (ICA) Singapura.

Tak lama setelah itu, KBRI mengirim nota diplomatik ke Kemlu Singapura untuk menanyakan alasan penolakan UAS. Nota diplomatik ini langsung dijawab oleh Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA). Singapura menyatakan bahwa UAS ditolak karena ajarannya bisa memicu perpecahan.

"Somad dikenal sebagai penyebar ajaran ekstremisme dan ajarannya menimbulkan segregasi, yang tidak dapat diterima di masyarakat multi-ras dan multi-agama Singapura," kata MHA dalam situs resminya, 17 Mei 2022.

Selain itu, UAS juga ditolak masuk Singapura karena pernah berceramah soal bom bunuh diri dibolehkan dalam konteks Israel-Palestina. UAS juga disebut pernah merendahkan umat Kristen.

Bagaimana pernyataan lengkap Singapura soal penolakan terhadap UAS?

Simak video 'Ini 3 Hal Alasan Singapura Tolak UAS':

[Gambas:Video 20detik]



Silakan baca di halaman selanjutnya.