Menakar Peluang Koalisi PDIP-Gerindra, Duet Prabowo-Puan Bakal Terwujud?

Matius Al - detikNews
Rabu, 18 Mei 2022 08:18 WIB
Puan dan Megawati swafoto bersama Prabowo
Megawati (kiri), Prabowo (tengah), Puan Maharani (kanan) (dok. Instagram Puan Maharani)
Jakarta -

Wakil Ketua Komisi II DPR yang juga kader PDIP Junimart Girsang membeberkan adanya sinyal-sinyal koalisi PDIP dan Gerindra di balik pertemuan Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri beberapa hari lalu. Direktur Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai koalisi PDIP dan Gerindra di 2024 hampir pasti akan terjadi.

"85 persen pasti terjadi itu koalisi, kalau tak ada tsunami politik di kemudian hari, saya kira deklarasi 2 partai ini tinggal nunggu waktu. Sudah jadi rahasia umum PDIP dan Gerindra hampir bisa dipastikan koalisi di pilpres 2024. Tak ada yang bisa bantah soal itu," kata Adi saat dihubungi, Selasa (17/5/2022).

Adi menyebut bahkan pasangan capres dan cawapres dari kedua koalisi partai ini sudah mulai mengemuka yakni Prabowo dan Puan Maharani. Karena itu lah, menurutnya pernyataan Junimart semakin mempertegas kedekatan kedua partai tersebut.

"Pasangan capresnya pun sudah mulai mengemuka, Prabowo-Puan. Jadi, pernyataan Junimat makin menegaskan bahwa PDIP satu-satunya partai yang bisa maju sendiri dan makin dekat koalisi dengan Gerindra. Semoga tak terjadi seperti kasus batu tulis," jelas dia.

"Pernyataan Junimart ini buka tutup. Satu sisi ingin membuka ke publik bahwa PDIP hampir pasti koalisi dengan Gerindra. Satu sisi lainnya sedikit menutup karena tak langsung deklarasi koalisi. Itu artinya, bagi PDIP deklarasi atau tidak itu soal waktu karena partainya siap hadapi pemilu," sambungya.

Pakar Politik Adi PrayitnoPakar Politik Adi Prayitno Foto: Pakar Politik Adi Prayitno (Dok. Istimewa)

Lantas bagaimana kekuatan politik PDIP dan Gerindra jika berkoalisi di 2024? Adi menilai koalisi ini akan dominan di 2024.

"Yang jelas koalisi PDIP dan Gerindra tetap dominan. Kekuatan partai dan capres masih unggul dari yang lain," imbuhnya.

Meski unggul dan dominan, dia tidak bisa memastikan apakah koalisi itu akan menang di Pilpres 2024. Dia beralasan ada poros partai lainnya yang harus diperhitungkan.

"Pasti ada poros lain sebagai tandingan, Poros Golkar dkk, dan poros NasDem. Buktinya sekarang NasDem usulnya 3 capres. Golkar, PPP, dan PAN bkin koalisi. Setidaknya mulai mengerucut tiga poros," tuturnya.

Simak video 'Saat Jokowi 'Mesra' dengan 3 Bakal Capres Terkuat':

[Gambas:Video 20detik]



(maa/idn)