Viral Video Polisi Cekcok Dituduh Pukul Pemuda di Jaksel, Ini Kata Kapolsek

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 16:43 WIB
Ilustrasi penganiayaan (dok detikcom)
Ilustrasi pengeroyokan (dok. detikcom)
Jakarta -

Video cekcok mulut sejumlah orang di di Jl Cileduk Raya, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, viral di media sosial. Narasi video menyebutkan adanya pemukulan oknum polisi kepada pemuda yang melerai keributan di lokasi tersebut.

Dalam video tersebut terlihat pria yang disebut oknum polisi tidak berpakaian dinas, melainkan mengenakan pakaian biasa berupa kaus dan celana jeans. Terlihat salah satu polisi mengeluarkan senjata api atau pistol sambil berteriak dengan nada kesal.

"Mundur semua, mundur semua! Kalau kamu bukan petugas mundur semua," kata salah satu oknum polisi dalam video viral tersebut.

Lalu lintas dalam video itu tampak macet karena keributan antara oknum polisi dan para pemuda. Selain itu, terdengar suara klakson pengguna jalan sahut-sahutan.

Penjelasan Kapolsek Pesanggrahan

Kapolsek Pesanggrahan, Kompol Nazirwan, membenarkan adanya kejadian dalam video tersebut. Dia mengakui oknum polisi dalam video merupakan anggota Polsek Pesanggrahan yang berusaha mengurai lalu lintas karena adanya kecelakaan.

"Untuk kejadian yang viral memang benar adanya itu kejadian tepatnya pada hari minggu sekitar pukul 03.30 WIB menjelang subuh, itu ada berawal dari laka tunggal kemudian anggota yang di lapangan berusaha mengurai lalu lintas karena laka tersebut yang menyebabkan kendaraan itu patah as sehingga menghalangi jalan," kata Kompol Nazirwan kepada wartawan di Polsek Pesanggrahan, Selasa (17/5/2022).

Nazirwan mengatakan keributan terjadi karena adanya oknum yang memprovokasi. Dia mengatakan ada provokasi menuding polisi di TKP sebagai begal atau gangster sehingga menyulut emosi warga.

"Kemudian beberapa saat kemudian datang bus, ini yang menyebabkan kerumunan masyarakat sehingga di antara begitu terjadinya kerumunan, di antaranya itu ada yang berusaha memprovokasi, mungkin ada oknum yang memprovokasi dan meneriaki ada gangster ada begal," ujarnya.

"Disampaikan oleh salah satu dari provokator yang dilemparkan yang dilontarkan ke anggota yang di lapangan," imbuhnya.

Baca di halaman selanjutnya: polisi dituduh begal.