detikcom Do Your Magic

Wagub Jelaskan Calon Penghuni Kampung Susun Bayam Dekat JIS

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 12:55 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Karin Nur Secha/detikcom)
Jakarta -

Proyek pembangunan Kampung Susun Bayam yang terletak di sekitar Jakarta International Stadium (JIS) mulai dibangun. Jika selesai dibangun, siapakah yang berhak menghuni kampung susun itu?

"Kampung Susun Bayam yang menghuni di antaranya adalah masyarakat sekitar, kemudian yang kena program normalisasi SDA," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (17/5/2022).

Riza mengaku belum bisa memastikan apakah warga penghuni bedeng belakang JIS menjadi calon penghuni kampung susun. Prinsipnya, kampung susun didirikan untuk mengakomodir warga yang terdampak proyek pemerintah.

"Itu (warga bedeng) nanti dalam proses dari Dinas Perumahan. Melalui kajian dan penelitian, evaluasi nanti dilihat mana yang berhak dan tidak. Semua ada ketentuannya," jawabnya.

"Rumah susun dibangun untuk kepentingan masyarakat yang terdampak daripada program-program normalisasi maupun yang lingkungannya dirasa bermasalah untuk dicarikan solusi perumahan," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Susun Bayam untuk warga Kampung Bayam, dekat Jakarta International Stadium (JIS).

Pantauan detikcom pada Sabtu (7/4), pukul 16.46 WIB, masyarakat berbondong-bondong memberikan bunga seraya mengucapkan ulang tahun kepada Anies.

"Gini, kita membangun kawasan Jakarta International Stadium (JIS) itu semuanya, baik JIS maupun untuk hunian warga yang dulunya tinggal di sekitar sini, di Kampung Bayam, dan memang proses pembangunannya ada tahapan. Sekarang adalah fase untuk pembangunan kampung susun," ujar Anies di kawasan JIS.

Menurutnya, pembangunan ini merupakan janji Anies kepada warga Kampung Bayam. Selain itu, kata Anies, masyarakat yang dulu bekerja sebagai petani akan diberi fasilitas pertanian.

"Janji kami kepada mereka ketika nanti dibangun kembali permukiman, maka mereka selama ini berprofesi sebagai petani, tetap bisa berkegiatan pertanian dan itu disiapkan rancangannya, disiapkan lahannya," tuturnya.

Anies menargetkan pembangunan hunian untuk Kampung Bayam tersebut selesai pada September tahun ini. Hunian tersebut diperuntukkan buat 138 keluarga dengan bangunan hunian seluas empat lantai.

Simak video 'JIS Diminta Punya Nama Bahasa Indonesia, Wagub: Kami Pertimbangkan':

[Gambas:Video 20detik]

(taa/aik)