Pemkot Parepare Pesan Serum Antibisa Antisipasi King Cobra Teror Sekolah

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 10:18 WIB
King Cobra on brown sand.
Ilustrasi king cobra (iStock)
Jakarta - Teror ular king cobra terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 68 Kota Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare kini memesan serum antibisa ular king cobra untuk mengantisipasi manakala terjadi serangan ular.

Dilansir dari detikSulsel, Selasa (17/5/2022), Direktur RSUD Andi Makkasau Parepare, dr Renny Anggraeny Sari, mengatakan stok serum antibisa kobra kosong di Dinas Kesehatan Parepare. Namun serum antibisa ular yang dipesan tak berjumlah banyak.

"Iya, selama ini belum ada kasus gigitan ular tetapi stok tetap harus disediakan. Termasuk antisipasi yang kabar ular king cobra di SDN 68. Stok yang dipesan disesuaikan dengan kebutuhan. Yang penting tersedia saat dibutuhkan," jelasnya.

Dia berharap 2-3 hari setelah dilakukan pemesanan, serum antibisa kobra tiba. Sementara itu, Direktur RS Hasri Ainun Habibie, dr Mahyuddin, mengaku pihaknya saat ini tidak memiliki stok serum king cobra karena serum ular termasuk barang yang jarang terpakai.

"Serum jarang terpakai dan ada masa kedaluwarsa. Kami cek di kami belum tersedia," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Damkar Parepare Syafruddin Sjam menjelaskan bisa ular king cobra mengandung racun yang menyerang sistem saraf manusia. Salah satu yang bisa menyelamatkan nyawa jika terkena bisa ular adalah dengan antibisa atau penangkalnya.

Simak selengkapnya di sini. (aud/imk)