PKB Ingatkan Partai Pelita soal Sulitnya Tembus Parlemen

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 17 Mei 2022 05:26 WIB
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid melihat masyarakat Pulau Bawean, Gresik selama ini banyak merantau karena tak bisa mengoptimalkan potensi alam di sana. Ia lantas mengajak seluruh kepala desa se-Pulau Bawean mengembangkan potensi daerah yang bertumpu pada kekuatan alamnya.
Jazilul Fawaid (Foto: Dok. MPR RI)
Jakarta -

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengucapkan selamat datang kepada Partai Pelita di kancah perpolitikan Indonesia. Namun demikian, PKB mengingatkan bahwa jalan untuk lolos ke ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) sangat sulit.

"Kami menyambut baik, selamat datang," kata Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid kepada wartawan, Senin (16/5/2022).

Jazilul mengingatkan kepada Partai Pelita bahwa jalan menuju ambang batas parlemen sangat terjal. Dia mewanti-wanti Partai Pelita tak berhenti di tengah jalan.

"Namun jalan menuju ambang batas parlemen sangat terjal. Jangan sampai mandek di tengah jalan. Intinya, sulit lolos PT," katanya.

Selain itu, Jazilul menilai bahwa membangun kepercayaan publik menjadi hal sulit lainnya. Terlebih, kata dia, mencari kepercayaan publik bagi partai yang baru dibentuk.

"Sulit membangun kepercayaan sebab masih baru dan banyak saingan," katanya.

Partai Pelita secara resmi dideklarasikan di Gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (28/2) lalu. Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin menduduki jabatan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP).

Pada Senin (16/5) kemarin, Partai Pelita menggelar Rakernas Perdana. Ketua Umum DPP Partai Pelita Beni Pramula mengatakan Partai Pelita hadir dengan harapan menjadi pelita bagi bangsa Indonesia.

"Kita lihat saat ini mudah sekali bagi orang untuk menyematkan julukan-julukan yang tidak pantas kepada kelompok-kelompok yang berseberangan dengan dirinya," kata Ketua Umum DPP Partai Pelita Beni Pramula dalam Pidato Pembukaan Rakernas Partai Pelita, Senin (16/5/2022).

"Kami berupaya menghadirkan budaya politik beradab untuk menjadi pelita bagi kehidupan kebangsaan dan sekaligus pelita di segala kondisi yang menyertai masyarakat," ujarnya.

Simak video 'Partai Pelita Optimis Lolos Jadi Partai Peserta Pemilu':

[Gambas:Video 20detik]



(lir/imk)