Hadapi Krisis Global, Waket MPR Ingatkan Para Menteri soal Tugas Kerja

Atta Kharisma - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 20:59 WIB
Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat
Foto: MPR
Jakarta -

Wakil MPR RI Lestari Moerdijat mendesak para pemangku kepentingan harus segera mengakselerasi sejumlah langkah yang direncanakan pemerintah guna menghadapi dampak krisis global. Melanjutkan amanat Presiden Joko Widodo pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) bulan April lalu, Lestari meminta jejeran menteri cermat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

"Perintah Presiden pada Musrenbangnas akhir April 2022 lalu harus benar-benar diakselerasi oleh para menteri di lapangan, sehingga kita benar-benar mampu menghadapi ancaman krisis global," ujar Lestari dalam keterangannya, Senin (16/5/2022).

Dalam Musrenbangnas bertajuk 'Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan' yang digelar pada 27 April lalu, Jokowi menegaskan agar para menteri melaksanakan sejumlah langkah demi mengantisipasi krisis global.

Langkah tersebut antara lain, bekerja fokus untuk peningkatan penggunaan komponen dalam negeri, mempercepat proses hilirisasi industri yang dilakukan di dalam negeri, meningkatkan produktivitas dan kemandirian di sektor pangan dan energi, meningkatkan investasi yang berdampak penciptaan lapangan kerja yang sebanyak-banyaknya dan sejumlah agenda strategis untuk peningkatan SDM harus terus berjalan.

Menurut Rerie, panggilan akrab Lestari, deretan tugas tersebut memang tidaklah mudah. Akan tetapi, realisasinya harus segera diakselerasi terutama di tengah kondisi perekonomian global yang tidak menentu seperti saat sekarang ini. Karenanya, Rerie menekankan permintaan fokus bekerja dari Jokowi ini harus ditanggapi secara serius oleh para menterinya.

Pada kesempatan itu turut ditetapkan sejumlah sasaran pembangunan dalam Rencana Kerja Pemerintah 2023, diantaranya pertumbuhan ekonomi 5,3-5,9%, tingkat pengangguran terbuka 5,3-6,0%, tingkat kemiskinan 7,5-8,5%, rasio gini 0,375-0,378 dan indeks pembangunan manusia 73,31-73,49. Rerie mengatakan sejumlah parameter pertumbuhan tersebut membutuhkan komitmen semua pihak untuk mewujudkannya, dengan selalu mengutamakan kepentingan bangsa.

Ia pun sangat berharap para pemangku kepentingan dan masyarakat luas dapat memiliki pandangan luas yang sama terkait upaya bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan saat ini.

Rerie juga menegaskan tanpa adanya gerak dan semangat yang sama dari seluruh anak bangsa, sulit untuk memenuhi target yang dicanangkan dalam upaya menghadapi tantangan dampak krisis global di sejumlah sektor kehidupan.

Lihat juga video ''Sentilan' Jokowi-Ma'ruf untuk Menteri yang Mulai Sibuk Kampanye':

[Gambas:Video 20detik]



(prf/ega)