Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter dari Rumah Warga di Cipayung Jaktim

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Senin, 16 Mei 2022 01:41 WIB
Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Cipayung Jaktim (dok.ist)
Foto: Damkar Evakuasi Ular Sanca 3 Meter di Cipayung Jaktim (dok.ist)
Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) atau Damkar Jakarta Timur mengevakuasi ular sanca. Ular sanca tersebut diketahui sepanjang 3 meter.

Peristiwa ini terjadi di Perumahan Paradesa Setu di Jl Banjar Jati, Cipayung, Jakarta Timur. Mulanya ular sanca itu terlihat berada di sekitar garasi rumah seorang warga kemudian memasuki gorong-gorong.

"Mulai ketahuannya jam 1 dini hari, terlihat oleh security di bawah mobil menuju grill gorong-gorong. Paginya dia lapor ke warga dan pas kita lihat CCTV, keliatan dia lewat dan sepertinya sempat makan seekor binatang baru kemudian masuk ke selokan. Kemudian grill gorong-gorong pagi itu saya buka dan saya turun dan foto, kelihatan (ularnya)," kata Warga pelapor bernama Ardi saat dihubungi, Minggu (15/5/2022).

Ardi langsung menelepon damkar untuk melaporkan kejadian ini. Selang 30 menit, tim damkar datang ke lokasi dan segera melakukan evakuasi.

Saat itu, tim damkar sempat kesulitan menangkap ular karena ukuran gorong-gorong yang terlalu kecil. Sampai akhirnya, ular sanca berhasil di keluarkan setelah beberapa jam proses evakuasi bergulir.

"Ada kendala dimana ularnya cukup sudah dipancing keluar, gorong-gorong terlalu kecil untuk diakses, jadi cuman bisa disodok dan disiram dari dua-dua ujung dan nunggu dia ga nyaman dan nyari jalan keluar. (Proses) cukup lama karena orang cukup ramai, jadi kayaknya dia nunggu agak sepi. 3 jam kemudian dia baru merayap di salah satu ujung akes selokan, baru bisa diambil," ucapnya.

Merujuk laporan dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, proses evakuasi dimulai pukul 9.35 WIB dan selesai pukul 12.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sebanyak tiga personel dan 2 unit mobil damkar dikerahkan.

"Objek ular sanca sepanjang 3 meter, posisi di dalam gorong-gorong. Jumlah terselamatkan 20 jiwa," kata Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Timur Gatot Sulaeman dalam keterangannya, hari ini. (taa/dwia)