ADVERTISEMENT

Di Kantor NU Jakut, M Taufik Minta Airin Didoakan Bisa Pimpin Jakarta

Antara - detikNews
Minggu, 15 Mei 2022 20:48 WIB
Airin Rachmi Diany saat menghadiri acara Halalbihalal di kantor PCNU Jakarta Utara, di Koja, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2022).
Foto: Airin Rachmi Diany saat menghadiri acara halalbihalal di kantor PCNU Jakarta Utara, di Koja, Jakarta Utara, Minggu (15/5/2022). (ANTARA/ Abdu Faisal)
Jakarta -

Politikus Gerindra DKI Jakarta M Taufik dan Wali Kota Tangerang Selatan (Walkot Tangsel) Airin Rachmi Diany sama-sama hadir di acara halalbihalal Nahdlatul Ulama (NU) di Jakarta Utara (Jakut). Taufik meminta keluarga besar NU di DKI mendoakan Airin bisa memimpin Jakarta.

"Mohon doanya agar Airin bisa pimpin Jakarta," kata Taufik dalam acara halalbihalal di kantor PCNU Jakut, Koja, Minggu (15/5/2022), seperti dilansir Antara.

Taufik juga mengulas awal mula kiprah politik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Gubernur DKI saat ini Anies Baswedan di Jakarta. Anggota DPRD DKI itu menyebut kiprah politik Jokowi dan Anies dimulai dari Jakarta Utara.

"Pak Anies kita mulai dari Jakarta Utara, Pak Jokowi ditenteng dari Jakarta Utara, itu semua jadi, betul tidak? Saya bagian menenteng, Jokowi saya tenteng, Pak Anies saya tenteng dan sekarang ibu Airin," kata Taufik.

'Gayung pun bersambut'. Rais Syuriah PCNU DKI KH Muhyidin Ishaq menyebut Airin bukan orang asing bagi NU. Dia mendoakan Airin bisa jadi memimpin Jakarta.

"Beliau (Airin) memang sebelumnya jadi Wali Kota Tangerang Selatan. Saya kira ini Ibu Nyai Airin juga keluarga NU, putrinya keluarga NU Banten yang pernah buat kesekretariatan PWNU Banten yang begitu megah. Mudah-mudahan ke depan ini bisa memimpin Jakarta," ujar KH Muhyidin Ishaq.

Karena itu, Muhyidin berpesan kepada Bendahara Umum PWNU DKI Jakarta Mohamad Taufik untuk mencari pasangan Airin sebagai kandidat Gubernur DKI.

Dia meyakini Taufik mampu mencarikan pendamping terbaik buat Airin karena dia mengemban amanah sebagai Wakil Rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta dari Fraksi Partai Gerindra.

"Itu kewajiban pak Taufik," kata Muhyidin.

Simak tanggapan Airin di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT