ADVERTISEMENT

Ade Armando ke Sekjen PAN: Kapan Saya Dianggap Menodai Agama?

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 15 Mei 2022 20:05 WIB
Pakar komunikasi UI Ade Armando
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando sudah pulih akibat insiden pengeroyokan saat unjuk rasa 11 April lalu. Ade angkat bicara soal tuduhan penodaan agama yang dialamatkan Sekjen PAN Eddy Soeparno.

Ade mempertanyakan tuduhan tersebut. Menurutnya, Eddy tak memahami soal tuduhan penodaan agama terhadap dirinya.

"Ini kan menurut saya sih, ya lagi-lagi saya minta maaf, kan mencerminkan ketidakpahaman beliau ini tentang, misalnya, penodaan agama, kan banyak orang mengatakan penodaan agama. Penodaan agama yang mana ya, Pak Eddy Parno (Eddy Soeparno)? Pak Eddy Parno harusnya menunjukkan saja di mana," kata Ade dalam YouTube Cokro TV, Minggu (15/4/2022). Dihubungi detikcom, Ade Armando sudah mengizinkan pernyataannya dikutip.

Lantas Ade menantang Eddy untuk menyampaikan secara terbuka ke publik soal tuduhan penodaan agama itu. "Kita jujur-jujuran, kita duduk sama-sama di depan publik terus Pak Eddy Soeparno jelaskan kapan saya dianggap menodai agama. Kalaupun nggak mau dibawa ke pengadilan ya," ujar Ade.

Ade menilai tuduhan penodaan agama memiliki dampak serius. Bahkan, insiden pengeroyokan terhadapnya, dia duga lantaran dianggap menodai agama.

"Jadi kalau ada orang menuduh saya menodai agama itu implikasi pernyataan dia serius kan. Menurut saya dia harus bisa menjelaskan. Kalau tidak, maka dia sedang mendorong saya ke malapetaka, ke posisi di mana ada orang-orang yang menganggap darah saya halal," kata dia.

Jika Eddy tak bisa membuktikan tuduhannya, Ade menilai langkah hukum yang diambil oleh kuasa hukumnya sudah benar. Sebab, menurutnya tuduhan penodaan memiliki implikasi yang serius.

"Tapi menurut saya kalau dia tidak bisa membuktikan ya menjadi benar apa yang dilakukan oleh kuasa hukum saya yang membawa kasus ini ke ranah hukum. Bukan karena saya benci Eddy Soeparno tapi di Indonesia orang harus tahu menuduh orang lain sebagai penoda agama itu implikasinya serius," katanya.

Sebelumnya, Sekjen PAN Eddy Soeparno sempat mengunggah cuitan usai Ade Armando mengalami pengeroyokan saat aksi unjuk rasa 11 April lalu. Dalam cuitannya, dia menyebutkan inisial AA yang menyinggung soal insiden pengeroyokan.

"Saya mendukung pengusutan dan tindakan hukum kepada pelaku kekerasan terhadap AA, tapi saya juga mendukung tindakan hukum yang tegas kepada mereka yang menistakan agama dan ulama, termasuk AA," cuit Eddy melalui akun Twitter resminya (@eddy_soeparno) seperti dilihat, 12 April 2022.

Ade Armando melalui kuasa hukumnya Muannas Alaidid kemudian melayangkan somasi kepada Eddy pada 14 April. Menurut Muannas, cuitan Eddy tersebut mengarah pada dugaan pencemaran nama.

(fca/gbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT