Pekik Perjuangan Buruh dari Kapolri Saat Puncak Peringatan May Day

Fakhri Fadlurrohman - detikNews
Sabtu, 14 Mei 2022 18:25 WIB
Jakarta -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day Fiesta tahun 2022. Dia mengucapkan selamat Hari Buruh dan mendoakan agar buruh makin sejahtera.

Guyuran hujan tak menghentikan langkah Sigit meninjau pengamanan agenda May Day Fiesta 2022 yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (14/5/2022). Dia menyapa serta melihat langsung semangat kelompok elemen buruh, yang terus berjuang demi keadilan serta kesejahteraan.

Kehadiran Sigit mendapat sambutan hangat dari kelompok buruh yang bergemuruh menyambut kehadirannya. Semangat tersebut pun dibalas suara lantang Sigit, dengan menyerukan pekik perjuangan dari kelompok buruh.

"Dalam kesempatan ini, izinkan saya untuk mengucapkan pekik perjuangan buruh Hidup buruh! Hidup buruh! Hidup buruh!" kata Sigit dengan suara lantang disambut gemuruh massa buruh yang 'membanjiri' Stadion GBK.

Kapolri di May Day Fiesta di GBKKapolri di May Day Fiesta di GBK (Foto: dok. Polri)

Usai menggemakan pekik perjuangan, mantan Kabareskrim Polri ini menyampaikan harapannya agar seluruh elemen buruh di Indonesia semakin sejahtera, sebagaimana yang terus dikawal dalam perjuangannya selama ini.

"Tentunya saya selaku Kapolri mewakili seluruh institusi Polri, dari lubuk hati yang paling dalam, mengucapkan selamat ulang tahun untuk seluruh rekan-rekan buruh, baik yang ada di Indonesia maupun diluar negeri. Semoga buruh semakin sejahtera," ujar Sigit.

Sigit kemudian menyampaikan apresiasinya. Dia berterima kasih kepada elemen buruh yang telah berpartisipasi langsung dan aktif membantu Pemerintah Indonesia dalam penanganan dan pengendalian pandemi COVID-19.

"Bagaimana rekan-rekan bersama dengan kami dan seluruh elemen bangsa lainnya melakukan dengan kerja keras menghadapi pandemi COVID-19, dengan berbagai macam kegiatan yang kita laksanakan mulai mengikuti aturan prokes, mengikuti aturan PPKM, bahkan buruh terlibat langsung dalam kegiatan vaksinasi untuk kepentingan masyarakat," ucap Sigit.

Bahkan, kata Sigit, prestasi negara Indonesia terkait jumlah vaksinasi yang mencapai 408 juta atau menjadi negara terbesar kelima di dunia tidak lepas dari peran serta dan kerja keras dari kelompok buruh.

"Dan ini semua bisa terjadi karena kontribusi dan peran serta rekan-rekan buruh di seluruh Indonesia. Tentunya, dengan penanganan laju COVID-19 bisa kita kendalikan. Saat ini pemerintah memberikan kelonggaran, sehingga aktivitas kegiatan masyarakat mulai bisa berjalan normal. Aktivitas rekan-rekan buruh juga mulai berjalan normal. Kita bisa bekerja kembali dan juga kita semua bisa ikut melaksanakan mudik pada saat Hari Raya Idul Fitri," papar Sigit disambut gemuruh buruh.

Lebih lanjut, Sigit menekankan, berkat kerja keras buruh, di masa sulit pandemi COVID-19 ini, pertumbuhan perekonomian Indonesia terus membaik. Saat ini berada di atas angka 5 persen.

"Angka ini jauh di atas pertumbuhan ekonomi negara-negara maju lainnya. Ini semua berkat partisipasi, kerja keras, keringat rekan-rekan buruh semua. Kami mewakili Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan buruh," ujar Sigit.

Kapolri di May Day Fiesta di GBKKapolri di May Day Fiesta di GBK (Foto: dok. Polri)

Tak hanya itu, Sigit mengungkapkan, saat ini Indonesia sedang bergerak untuk menjadi negara produsen. Menurut Sigit, berbagai macam kegiatan terus dilakukan guna menciptakan lapangan pekerjaan terbaru untuk masyarakat. Tentunya hal itu, ditekankan Sigit, membutuhkan peran serta dari kelompok buruh.

Sementara itu, Sigit menegaskan, dirinya akan terus berkomitmen untuk mengawal dan menjaga ruang-ruang demokrasi yang digunakan buruh dalam menyampaikan aspirasinya demi mewujudkan cita-cita dan harapan yang diinginkan.

"Kita minta semua dilaksanakan sesuai aturan undang undang, sesuai aturan konstitusi. Dan Alhamdulillah hari ini semua bisa ditunjukkan. Buruh yang begitu besar bisa berkumpul dengan khidmat, damai, menggembirakan dan itu menunjukkan Indonesia adalah negara demokrasi yang sudah modern. Tunjukkan terus, jaga terus karena ini adalah modal bagi kita untuk terus maju," jelas Sigit.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Sigit pun memimpin para buruh untuk menyanyikan salah satu lagu wajib nasional berjudul Bagimu Negeri. Kapolri dan buruh pun larut bernyanyi bersama di acara tersebut.

(zap/zap)