Sopir Ngaku Ambil Mobil Kecelakaan Diminta Rp 24 Juta, Polisi: Nol Rupiah!

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 15:48 WIB
ilustrasi kecelakaan mobil dan truk, tabrakan
Ilustrasi (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Grobogan -

Polres Grobogan, Jawa Tengah, menyatakan kasus pengakuan sopir berinisial CU dimintai oknum polisi Rp 24 juta saat mengambil kendaraan pasca-kecelakaan sudah selesai. Mobil CU sudah diserahkan.

"Nol rupiah," kata Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Sri Martini saat ditanya soal proses pengembalian mobil CU seperti dilansir detikJateng, Jumat (13/5/2022).

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi menjelaskan informasi yang diperoleh CU salah persepsi. Benny mengungkapkan saat itu CU diminta seorang anggota kepolisian untuk membaca buku yang berisi tentang UU LAJ.

"Ini salah persepsi saja. Bahkan petugas sudah membantu dengan proses restorative justice (RJ). Malah dalam perkara yang disangkakan yakni Pasal 310 UU LAJ, bukan pasal 311 UU LAJ seperti yang dibilang. Memang petugas menunjukkan UU tapi Pak Cipto salah membaca pasal yang disangkakan," jelas Benny kepada detikJateng, Kamis (12/5/2022).

Benny menjelaskan angka Rp 24 juta yang disampaikan CU dalam video yakni ancaman denda Pasal 311 UU LAJ. Sementara CU sebenarnya disangkakan Pasal 310 UU LAJ.

Menurut Benny, meski perkara yang sudah selesai barang bukti tidak serta-merta langsung bisa diserahterimakan. Meski sudah selesai perkara, warga yang bersangkutan masih harus menunggu proses penyelesaian perkara dalam laporan kepolisian.

"Itu (menunjukkan UU) untuk menjelaskan bahwa perkaranya sedang digelar bersama jajaran, jadi harus menunggu sampai selesai. Bahkan sekarang sampai sekarang pun masih menunggu proses penyelesaian laporan perkaranya. Saya menerima video dari jajaran itu Senin (9/5) dan langsung membentuk tim. Sekarang kasus sudah selesai," kata Benny.

Baca selengkapnya di sini

Tonton juga Video: 8 Mobil Terlibat Tabrakan Beruntun di Tol Ancol Jakut

[Gambas:Video 20detik]



(idh/imk)