ADVERTISEMENT

PKS Kritik Menteri Bikin Koalisi Padahal Jokowi Ingatkan Fokus Kerja

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 15:37 WIB
Wakil Ketua Komisi II DPR Mardani Ali Sera, memimpin rapat dengar pendapat dengan KPU, Bawaslu dan Kemendagri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 21 November 2017. Rapat tersebut membahas revisi Peraturan KPU (PKPU) tentang syarat dukungan calon perseorangan (indipenden) serta membahas Peraturan Bawaslu (Perbawaslu). CNNIndonesia/Adhi Wicaksono.
Mardani Ali Sera (Adhi Wicaksono/detikcom)
Jakarta -

Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas), dan Ketum PPP Suharso Monoarfa sepakat membentuk Koalisi Indonesia Bersatu. Pembentukan koalisi ini mendapatkan kritik, karena Presiden Joko Wiodo (Jokowi) sudah mengingatkan para menteri fokus kerja.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Mardani Ali Sera sepakat pembentukan koalisi baik bagi demokrasi dan peta menjelang 2024, sehingga ada aksi nyata daripada berwacana.

"Pembentukan koalisi dini bagus bagi demokrasi. Karena, jika sudah jelas petanya, akan fokus ke kontestasi karya dan gagasan. Tidak diskusi kosong dan sebatas figur," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (13/4/2022).

Meski demikian, Mardani menyoroti posisi dua ketum yang membentuk koalisi itu. Dia mengingatkan saat ini keduanya masih menjabat menteri Kabinet Indonesia Maju.

"Tapi dilakukan oleh para menteri yang sudah diperingatkan untuk fokus itu masalah. Bagus para menteri beri penjelasan pada publik," ujar Mardani.

Jokowi: Menteri Fokus Kerja Masing-masing

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut tahapan Pemilu 2024 akan segera dilakukan. Dia meminta jajarannya bekerja dengan baik sehingga tahapan pemilu bisa berjalan lancar.

"Tahapan Pemilu 2024, yang sudah akan mulai pertengahan tahun ini, saya juga meminta menteri kepala lembaga agar fokus betul-betul bekerja di tugasnya masing-masing," kata Jokowi dalam pengantar Sidang Kabinet Paripurna, seperti disiarkan akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (9/5).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Lihat Video: Fahri Hamzah Kritik Keras Koalisi Golkar-PPP-PAN, Kenapa?

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT