ADVERTISEMENT

Apresiasi dan Catatan Komisi V DPR ke Pemerintah dan Polri soal Mudik 2022

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Jumat, 13 Mei 2022 11:46 WIB
Pantauan arus balik menuju arah Jabodetabek di KM 54 Jakarta-Cikampek terlihat lancar malam ini. Ini foto-fotonya!
Ilustrasi (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Antusiasme masyarakat membuncah dalam merayakan momen Lebaran 2022 dengan berbondong-bondong mudik. Ketua Komisi V DPR RI Lasarus mengapresiasi kinerja Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian PUPR, dan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri yang telah mengatur lalu lintas selama mudik akbar tahun ini.

"Tentu kita apresiasi tinggi terutama dari Korlantas Polri, jajaran Kementerian Perhubungan dan dari Kementerian PUPR yang terlibat dalam proses mudik tahun ini. Ini tidak mudah karena antusiasme masyarakat yang begitu tinggi, kemudian orangnya bepergian di saat yang bersamaan," kata Lasarus saat dihubungi, Kamis (12/5/2022).

Namun Lasarus menyebut masih ada sejumlah kebijakan terkait pengaturan lalu lintas mudik yang perlu dievaluasi. Dia menyinggung sempat terjadi kemacetan tanpa gerak hingga 7 jam di sejumlah titik merah jalur mudik.

"Walaupun kita sadari masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Contoh adanya kemacetan-kemacetan yang di luar prediksi sehingga kemacetan atau stuck 6-8 jam di satu tempat itu tentu perlu dievaluasi," ujar politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu.

Lasarus mencontohkan kemacetan panjang di Pelabuhan Merak, Banten, yang baru terjadi pada mudik kali ini. Menurutnya, hal itu perlu menjadi catatan pemerintah ke depannya.

"Misalnya di Merak baru kali ini terjadi macet panjang yang memakan waktu begitu lama. Salah satunya kan dermaganya kurang, kapalnya kurang. Ini menurut saya sesuatu yang tidak terantisipasi dari awal. Ke depan, ini jadi catatan kita," kata dia.

Dengan demikian, Lasarus mengatakan akan memanggil Menhub Budi Karya Sumadi, Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi, dan dari Kementerian PUPR pada rapat dengar pendapat (RDP) di DPR saat masa reses selesai per 16 Mei mendatang.

"Nanti kami tentu habis ini kita akan rapat evaluasi nanti kami akan panggil Menhub, Kakorlantas, dari PU, semua kita panggil terkait dengan mudik dalam rangka untuk evaluasi. Sehingga mudik yang akan datang, hambatan yang terjadi pada mudik kali ini tidak terulang," katanya.

(fca/gbr)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT