Sama Seperti yang Lain, Penyambutan Jokowi Tanpa Pejabat Top AS Dinilai Lazim

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Kamis, 12 Mei 2022 17:38 WIB
Jokowi dan Iriana Tiba di AS
Presiden Jokowi dan Iriana Tiba di AS (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memang tidak disambut oleh pejabat tinggi Amerika Serikat saat tiba di Washington, DC. Namun, hal ini dapat dimaklumi karena kehadiran Presiden Jokowi dalam kerangka kerja sama ASEAN.

"Publik di dalam negeri sebenarnya sangat mengharapkan, jika Presiden RI mendarat di Amerika Serikat, dan diterima dengan protokol yang berkelas tinggi. Maklum, RI adalah pendiri ASEAN, Ketua G20 tahun ini, serta negara kunci di OKI, GNB, dan APEC," kata pakar hubungan internasional dari Universitas Padjajaran, Teuku Rezasyah, saat dihubungi, Kamis (12/5/2022).

"Namun Presiden RI datang dalam kerangka kerja sama ASEAN, dengan pendaratan di pangkalan militer ini, maka penerimaan secara biasa-biasa saja ini dapat dimengerti. Sepanjang diberlakukan secara serupa, pada sesama pimpinan ASEAN," lanjutnya.

Meskipun begitu, Reza menilai Indonesia bisa bermain lebih cantik jika ingin disambut dengan istimewa oleh AS. Yakni dengan menggabungkan dua kegiatan sekaligus.

"Sebenarnya RI dapat bermain lebih cantik. Dengan cara menggabungkan 2 kegiatan sekaligus. Dalam hal ini, kunjungan bilateral sehari sebelumnya, berlanjut dengan KTT ASEAN-AS, dan baru sesudah para pimpinan ASEAN tersebut meninggalkan AS, RI mengakhiri kunjungan bilateralnya," tuturnya.