Kalla: Stop Kirim Tenaga Medis Asing ke Yogyakarta
Jumat, 02 Jun 2006 01:01 WIB
Yogyakarta - Saat ini tidak lagi dibutuhkan tenaga medis dari luar negeri. Wapres Jusuf Kalla menilai kondisi rumah sakit dan aktivitas medis sudah mulai stabil. "Medis dan rumah sakit sudah mulai stabil. Sudah cukup rumah sakit lapangan dari bantuan asing," ujar Wapres Jusuf Kalla kepada wartawan, usai rapat koordinasi Bakornas dengan Satkorlak dan Satlak di Gedung Agung, Jl Malioboro, Yogyakarta, Kamis (1/6/2006). Kalla berharap, bantuan yang berasal dari luar negeri adalah bantuan yang diperlukan untuk rehabilitasi perumahan rakyat. "Lebih baik bantuan untuk rehabilitas rakyat dan perumahan daripada tenaga medis," imbuhnya. Mengenai penyaluran bantuan yang berasal dari luar kota-kota yang terkena bencana, Kalla menyatakan kedepannya penyaluran bantuan tersebut akan dipersingkat dengan menggunakan kereta api. Dia berpendapat tidak pengiriman bantuan makanan seperti mi instan tidak efektif jika menggunakan pesawat Hercules. "Kecuali bantuan alat medis yang mahal," tandasnya. Dia juga berharap, terhitung sejak minggu depan, tidak ada lagi keterlambatan pendistribusian bantuan kepada para korban. Bantuan yang berupa makanan serta lauk pauk tersebut juga akan diberikan hingga tiga bulan mendatang.
(wiq/)











































