ADVERTISEMENT

PSI Dukung Mosi Tidak Percaya ke Walkot Depok: Tak Transparan Harus Dilawan

Dwi Rahmawati - detikNews
Rabu, 11 Mei 2022 20:18 WIB
Kartu Depok Sejahtera (KDS)
Kartu Depok Sejahtera (KDS) (Foto: dok. Istimewa)
Depok -

Mosi tidak percaya menyasar Wali Kota Depok Mohammad Idris. Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Depok mendukung sikap 38 anggota DPRD karena menilai Walkot Idris tak transparan.

"Sikap PSI jelas bahwa Wali Kota yang tidak transparan harus dilawan. Penggunaan uang rakyat harus dipertanggungjawabkan secara jelas. Tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi atau golongan," kata Wakil Ketua DPD PSI Kota Depok Icuk Pramana Putra, dalam keterangan tertulis, Rabu (11/5/2022).

Icuk menyebut mosi tidak percaya itu terkait Kartu Depok Sejahtera (KDS). Dia menduga target penerima bantuan tak tepat sasaran.

"Yang paling sangat disayangkan adalah usia penerima juga disasar untuk mereka yang akan menjadi calon pemilih di Pemilu 2024, padahal mereka yang sudah duduk di SMA yang menjadi tanggungjawab Pemprov Jabar," sambungnya.

Icuk menyebut hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Depok tak terbuka dengan mekanisme pemberiannya. Desain kartu juga dinilai sarat akan muatan politis.

"Sampai hari ini tidak transparan soal jumlah yang dialokasikan dan pendataannya. Juga tidak transparannya rekrutmen koordinator pendataan yang sangat terindikasi dipenuhi kader partai penguasa. Terkesan memang proyek ini sangat sarat muatan politisnya," kata Icuk.

Icuk menyebut warna KDS juga terlihat disesuaikan dengan warna partai Walkot Idris, termasuk terpampang foto Idris dan Wawalkot.

Simak juga 'Soal Interpelasi Formula E, PSI: Fokus ke Dana Rp 560 M, Bukan Balapan':

[Gambas:Video 20detik]

(idn/idn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT