Atap SD di Lebak Hilang Akibat Puting Beliung, PTM Tetap Digelar Besok

Fathul Rizkoh - detikNews
Selasa, 10 Mei 2022 16:44 WIB
Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan di SDN 1 Gunung Kencana pada Rabu (11/5) besok meski terdampak angin puting beliung (Fathul R/detikcom)
Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan di SDN 1 Gunung Kencana pada Rabu (11/5) besok meski terdampak angin puting beliung. (Fathul R/detikcom)
Lebak -

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Gunung Kencana, yang terdampak angin puting beliung. Para siswa akan masuk sekolah sesuai jadwal, yaitu pada Rabu (11/5) besok.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Lebak Wawan Ruswandi mengatakan bagian sekolah yang terdampak hanya atap pada satu ruangan saja. Atap itu bukan bangunan ruang kelas, yang mempengaruhi kegiatan PTM nanti.

"Atapnya sudah terbang menghilang, ada juga satu ruangan yang rusak, tapi bangunan tidak ada yang rusak," kata Wawan kepada awak media di lokasi, Selasa (10/5/2022).

Karena itu, kata Wawan, PTM akan tetap digelar. Perbaikan sekolah akan dilakukan secepatnya.

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan di SDN 1 Gunung Kencana pada Rabu (11/5) besok meski terdampak angin puting beliung (Fathul R/detikcom)Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan di SDN 1 Gunung Kencana pada Rabu (11/5) besok meski terdampak angin puting beliung. (Fathul R/detikcom)

"Hari Rabu sudah mulai melakukan kegiatan pembelajaran tatap muka, ini tidak akan mengganggu. Tapi yang atapnya terbang bukan ruang kelas, nanti akan diperbaiki sambil berjalan," jelasnya.

Di lokasi yang sama, Kepala SDN 1 Gunung Kencana Aan Sutiara mengatakan hanya ada satu ruangan yang rusak, yakni aula, yang biasa digunakan para siswa berolahraga ketika turun hujan. Sementara itu, kerusakan lainnya adalah satu pintu dan kaca majalah dinding (mading).

"Kalau untuk kegiatan sekolah, ruang kelas tidak ada yang terganggu. Hanya, ada bagian genting yang terangkat di ujung ruangan kelas. Kami menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Pendidikan, apakah sekolah ini bisa digunakan untuk belajar-mengajar atau tidak," kata Aan.

Lebih lanjut Aan mengaku kerusakan di sekolah akibat bencana angin puting beliung tidak terlalu parah. Secara umum, kerusakan hanya bagian atap dan tidak pada bagian dinding bangunan.

"Meja-kursi tidak ada yang rusak. Hanya ada mading (majalah dinding) yang baru kami beli tapi sudah jatuh di bawah kacanya, terus ada pintu juga. Secara umum hanya ini kerusakannya (atap ruang aula)," jelasnya.

Kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) akan tetap berjalan di SDN 1 Gunung Kencana pada Rabu (11/5) besok meski terdampak angin puting beliung (Fathul R/detikcom)Total ada 94 bangunan rusak akibat puting beliung. (Fathul R/detikcom)

Sekadar diketahui, Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak Budi Santoso mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB tadi, ada 94 rumah, satu ruang kelas sekolah, dan satu sarana ibadah yang terdampak angin puting beliung. Pemerintah Kabupaten Lebak telah menurunkan sejumlah tim kedaruratan untuk menangani bencana angin puting beliung di Kecamatan Gunung Kencana.

"Kejadian kurang lebih sekitar pukul 16.30 WIB (kemarin sore) di Desa Gunung Kencana dan Sukanegara. Bupati meminta pelaksana BPBD dan Dinsos menangani kedaruratan. Kemarin sudah turun, yang penting semua warga keselamatannya terjamin, baru kita melihat kondisi kerusakannya. Insyaallah semua kedaruratan tertangani. Kita tidak perlu mendirikan tenda karena rumah warga yang tidak bisa ditinggali bisa tinggal di rumah tetangganya atau saudaranya," kata Budi.

(jbr/jbr)