ADVERTISEMENT

Cuaca Panas Sampai Kapan? Ini Penjelasan BMKG

Syena Meuthia - detikNews
Selasa, 10 Mei 2022 16:41 WIB
Jakarta -

Cuaca panas sampai kapan? Kondisi panas terik akhir-akhir ini sedang dirasakan oleh sebagian masyarakat di beberapa wilayah di Indonesia. Penyebab pastinya pun belum diketahui.

Lantas, sampai kapan cuaca panas terjadi? Simak pernyataan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berikut ini.

Cuaca Panas Sampai Kapan? Begini Penjelasan BMKG

Dilansir dari laman Instagram resmi BMKG, cuaca panas di Indonesia diperkirakan berlangsung hingga pertengahan Mei 2022. Dari data hasil pengamatan BMKG, suhu maksimum terukur selama periode 1-7 Mei 2022 berkisar antara 33-36,1°C. Suhu maksimum tertinggi mencapai 36,1 °C terjadi di wilayah Tangerang-Banten dan Kalimarau-Kalimantan Utara.

Sebelumnya, BMKG mengatakan suhu maksimum tertinggi di Indonesia pernah terjadi pada bulan April selama 4-5 tahun terakhir, yaitu sekitar 38,8°C di Palembang pada 2019, sedangkan pada 2018 di bulan Mei dengan suhu maksimum sekitar 38,8 °C di Temindung Samarinda.

Cuaca Panas Sampai Kapan? Ini Faktor Pemicu Cuaca Panas Terik

Fenomena cuaca panas atau suhu udara terik yang terjadi pada siang hari dipicu oleh beberapa faktor. Faktor-faktor pemicunya antara lain:

  1. Posisi semu matahari saat ini telah berada di wilayah utara ekuator yang mengindikasikan bahwa sebagian wilayah Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau. Sehingga tingkat pertumbuhan awan dan fenomena hujannya akan sangat berkurang. Oleh karena itu, cuaca cerah pada pagi menjelang siang hari akan cukup mendominasi.
  2. Kondisi dominasi cuaca yang cerah dan tingkat perawanan rendah tersebut dapat mengoptimalkan penerimaan sinar matahari di permukaan Bumi, sehingga menyebabkan kondisi suhu yang dirasakan oleh masyarakat menjadi cukup terik pada siang hari.

Menurut BMKG, kondisi tersebut menandakan bahwa Indonesia sedang masuk pada masa musim pancaroba. BMKG juga memastikan bahwa cuaca panas yang terjadi di wilayah Indonesia bukan merupakan fenomena gelombang panas.

Cuaca Panas Terjadi di Sejumlah Wilayah: Bukan karena Gelombang Panas

Menurut informasi dari Instagram BMKG, suhu panas terik yang terjadi di wilayah Indonesia bukan merupakan fenomena gelombang panas. World Meteorological Organization (WMO) menjelaskan gelombang panas atau yang dikenal dengan 'heatwave' merupakan fenomena kondisi udara panas yang berkepanjangan selama 5 hari atau lebih secara berturut-turut.

Kondisi panas tersebut mempunyai suhu maksimum harian lebih dari suhu maksimum rata-rata hingga 5°C atau lebih. Fenomena gelombang panas biasanya terjadi di wilayah lintang menengah-tinggi seperti wilayah Eropa dan Amerika yang dipicu karena kondisi dinamika atmosfer di lintang menengah.

"Sedangkan yang terjadi di wilayah Indonesia adalah fenomena kondisi suhu panas/terik dalam skala variabilitas harian," demikian keterangan akun Instagram @infobmkg pada Senin (9/5/2022).

Cuaca panas sampai kapan? BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi suhu panas atau terik pada siang hari. Kondisi tersebut diperkirakan masih terjadi hingga pertengahan Mei 2022.

(kny/imk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT