Anggota Komisi III DPR Minta Pelaku Injak Al-Qur'an Dihukum Maksimal

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 07 Mei 2022 07:42 WIB
Habiburokhman (Dok. Pribadi)
Habiburokhman (Foto: dok. pribadi)
Jakarta -

Anggota Komis III DPR Habiburokhman mengapresiasi langkah cepat kepolisian menangkap pelaku penginjakan Al-Qur'an di Sukabumi, Jawa Barat. Dia minta pelaku dihukum maksimal.

"Kami mengapresiasi Polri yang dengan cepat menangkap pelaku penginjakan Al-Qur'an di Sukabumi. Kami minta agar pengusutan kasus tersebut bisa berjalan dengan cepat. Jika terbukti, pelaku harus dihukum maksimal sesuai dengan ketentuan Pasal 156a KUHP, yakni 5 tahun penjara karena jelas-jelas dia bilang melakukannya dengan sadar," kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (6/5/2022).

Habiburokhman mengatakan proses hukum cepat penting untuk diterapkan agar menjadi edukasi kepada masyarakat bahwa tidak ada toleransi bagi siapa pun yang menghina agama. Dia tidak ingin perbuatan menghina agama terulang kembali karena sanksi yang diberikan tidak tegas.

"Proses hukum yang cepat dan gradasi hukuman maksimal kepada pelaku penting untuk diterapkan agar menjadi edukasi bagi masyarakat bahwa kita tidak memberikan toleransi sekecil apa pun kepada mereka yang menghina agama. Negara kita berdasarkan Ketuhanan Esa. Jangan sampai perbuatan menghina agama diulangi oleh orang lain karena melihat penerapan sanksi hukum yang kurang tegas," ujarnya.

Lebih lanjut anggota Komisi III DPR itu mengatakan akan melakukan evaluasi ancaman hukuman maksimal bagi pelaku penghinaan agama. Menurutnya, jika hukuman penjara maksimal lima tahun tidak efektif, perlu dipertimbangkan ancaman hukuman yang lebih berat.

"Dalam pembahasan RKUHP baru, kami juga akan mengevaluasi apakah ancaman hukuman maksimal dalam kasus penghinaan agama, yakni 5 tahun, masih efektif. Jika ancaman maksimal 5 tahun tersebut tidak efektif, perlu dipertimbangkan ancaman hukuman yang lebih berat. Hal ini penting demi mencegah terciptanya konflik di masyarakat akibat perbuatan satu dua orang yang menghina agama," imbuhnya.

Sebelumnya, video pria di Sukabumi menginjak Al-Qur'an berdurasi 14 detik viral dan ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Dilihat dari video yang beredar, seorang pria mengenakan kaus dan celana biru dan menarasikan dirinya menantang seluruh umat beragama Islam dan dilanjutkan dengan menginjak Al-Qur'an.

"Saya atas nama Dika Eka dengan sadar, saya tantang semua yang beragama muslim," ucap pria tersebut.