Warga Nostalgia Main Permainan Tradisional di Festival Seba Baduy di Lebak

Fathul Rizkoh - detikNews
Kamis, 05 Mei 2022 17:47 WIB
Festival Seba Baduy digelar di Lebak bikin warga nostalgia (Fathul/detikcom)
Festival Seba Baduy digelar di Lebak bikin warga nostalgia. (Fathul/detikcom)
Lebak -

Festival Seba Baduy digelar oleh Pemerintah Kabupaten Lebak untuk memeriahkan tradisi tahunan masyarakat adat Baduy. Salah satu yang menarik perhatian warga di festival ini ialah permainan tradisional.

Permainan tradisional disediakan di depan Gedung Bupati Lebak, Rangkasbitung. Berdasarkan pantauan detikcom di lokasi, Kamis (5/5/2022), banyak warga yang antusias memainkan permainan tradisional. Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun ikut memainkan permainan ini.

Salah satu pengunjung bernama Asyifa (10) mengatakan dirinya baru pertama kali memainkan permainan tradisional. Selama ini, Asyifa tidak pernah menemukan permainan tersebut.

"Tadi main egrang bambu, egrang batok, terompak panjang, dan gangsing. Senang, baru pertama kali. Nggak pernah nemuin (permainan tradisional)," kata Asyifa kepada awak media.

Asyifa berharap permainan tradisional bisa dihadirkan di tempat-tempat umum. Jadi, dia dan anak-anak lainnya bisa merasakan permainan tradisional.

"Kalau ada di sekitar rumah bakal senang, iya dimainin saja," tuturnya.

Tidak hanya anak-anak, orang dewasa juga terlihat antusias dengan kehadiran permainan tradisional di Festival Seba Baduy. Warga bernama Lili mengaku senang dan bisa bernostalgia dengan permainan tradisional.

"Lagi main congklak. Iya (nostalgia) iseng saja. Niatnya mau ke museum tapi ternyata ada perayaan Seba Baduy jadi sekalian saja," ujar Lili.

Lili mengaku terakhir kali bermain congklak pada 2013. Dia pun berharap permainan tradisional bisa kembali populer agar anak-anak zaman sekarang bisa merasakan kesenangan tanpa menggunakan gadget.

"Terakhir main congklak pas zaman SMP tahun 2013 atau 2014. Semoga, biar anak-anak jaman sekarang bisa merasakan (permainan tradisional) nggak terlalu terfokus dengan gadget dan kenal permainan tradisional," harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, pengurus Komite Olahraga Rekreasi Indonesia Wilayah Lebak Asep Aan Andales mengatakan pihaknya sengaja menyediakan permainan tradisional untuk memeriahkan Seba Baduy. Permainan ini boleh dimainkan oleh seluruh pengunjung yang datang ke festival tersebut.

"Kami menyediakan terompah panjang, egrang batok, egrang bambu, gangsing bambu, congklak. Besok ada tarik tambang dan gobak sodor. (Permainan) akan ada sampai tanggal 7 Mei. Harapannya agar permainan tradisional tidak hilang," kata Asep.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Lebak menyelenggarakan Festival Seba Baduy pada 5-7 Mei mendatang. Tujuannya menyambut warga Baduy yang akan datang dari perkampungan Baduy dan bertemu dengan Bupati Lebak.

Warga Baduy sendiri baru akan datang pada esok hari (6/5). Dijadwalkan, warga Baduy akan bertemu dengan Bupati Lebak untuk menyampaikan petuah dari Puun atau pimpinan warga Baduy dan memberikan hasil bumi.

Simak juga 'H+3 Lebaran, Makam Sultan Pertama Banten Kedatangan Banyak Peziarah':

[Gambas:Video 20detik]



(drg/drg)