Jepang Berikan Bintang Jasa untuk JK, Sultan HB X, dan Yusron Ihza

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 05 Mei 2022 11:14 WIB
Mantan wakil presiden, Ketua Umum PMI
Jusuf Kalla (Screenshot 20detik)
Jakarta -

Pemerintah Jepang mengumumkan penganugerahan bintang jasa bagi tiga tokoh Indonesia saat musim semi 2022. Bintang jasa bagi tiga tokoh Indonesia atas jasa-jasa mereka dalam memperkokoh hubungan antara Jepang dan Indonesia.

Dalam laman resmi Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang untuk Indonesia, dilihat Kamis (5/5/2022), ketiga tokoh Indonesia yang akan mendapatkan bintang jasa adalah Wapres ke-10 dan ke-12 RI Muhammad Jusuf Kalla, Sri Sultan Hamengkubuwono X, dan mantan Duta Besar RI untuk Jepang Yusron Ihza Mahendra.

Pemerintah Jepang mengumumkan penganugerahan bintang jasa bagi tiga tokoh Indonesia atas jasa-jasa mereka dalam memperkokoh hubungan antara Jepang dan Indonesia pada 29 April lalu.

Sri Sultan HB XSri Sultan HB X (Usman Hadi/detikcom)

JK dianugerahi bintang tanda jasa Grand Cordon of the Order of the Rising Sun. Jasa utama JK adalah memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan dan persahabatan antara Jepang dan Indonesia.

Kontribusi JK menurut pemerintah Jepang adalah saat menjabat sebagai wakil presiden selama 10 tahun, secara konsisten membantu melakukan koordinasi atas berbagai hal yang sulit baik di dalam maupun di luar kabinet melalui kerja sama dengan kalangan politik dan ekonomi Jepang. Sehingga memberikan kontribusi besar bagi peningkatan hubungan Jepang-Indonesia.

Selain itu, JK juga dinilai terus memberikan perhatiannya pada upaya rekonstruksi Jepang akibat gempa bumi bagian timur (Tohoku) pada 2011, di antaranya menghadiri Konferensi PBB terkait penanganan bencana sebagai perwakilan Indonesia yang diselenggarakan di Jepang.

Yusron Ihza saat terima komunitas tenisYusron Ihza Mahendra (Arifin Asydhad/detikcom)


Sementara itu, Sri Sultan Hamengkubuwono X, yang menjabat Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, dianugerahi bintang tanda jasa The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star. Jasa utama Sri Sultan adalah memberikan kontribusi bagi peningkatan hubungan, pertukaran antardaerah, serta saling pengertian antara Jepang dan Indonesia.

Kontribusi Sri Sultan terhadap Jepang adalah pernah menyambut dengan penuh perhatian baik kunjungan Kaisar Jepang Akihito dan Permaisuri Michiko pada 1991 maupun kunjungan Putra Mahkota Pangeran Akishino (Akishino-no-miya) dan Putri Mahkota Kiko pada 2008 dalam rangka 50 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia, sehingga berkontribusi bagi kesuksesan kedua kunjungan tersebut dan peningkatan hubungan kedua negara.

Selain itu, Sri Sultan dinilai memberikan kontribusi bagi pengembangan hubungan persahabatan kedua negara melalui pertukaran daerah antara Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Prefektur Kyoto, Prefektur Yamanashi, dan daerah lainnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan juga 'Jepang Ciptakan Robot Humanoid Anak untuk Pelatihan Dokter Gigi':

[Gambas:Video 20detik]