Komisi VIII DPR Desak Rektor ITK Dipecat Gegara Ujaran 'Manusia Gurun'!

Matius Alfons - detikNews
Minggu, 01 Mei 2022 13:42 WIB
Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu, Yandri Susanto (Andhika Prasetia/detikcom)
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto mengkritik keras pernyataan berbau SARA dan ujaran kebencian yang disampaikan Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Budi Santosa Purwokartiko lewat media sosialnya. Yandri meminta agar Budi dipecat dari jabatannya sebagai Rektor ITK.

"Kami minta rektor ini dipecat karena tidak menunjukkan seorang akademisi tapi cenderung seperti provokator dengan isu SARA," kata Yandri saat dihubungi, Minggu (1/5/2022).

Yandri menilai Budi keterlaluan lantaran berkomentar berbau SARA. Menurutnya, Budi tidak cerdas dengan menyampaikan hal tersebut.

"Ini keterlaluan seorang rektor berkomentar begini, otaknya benar-benar nggak cerdas dengan komen begitu," ucapnya.

Budi Santosa Purwokartiko Bantah Diskriminatif soal 'Manusia Gurun'

Sebelumnya, Prof Budi Santosa Purwokartiko buka suara soal status yang dia tulis di media sosial (medsos) terkait mahasiswi yang ikut mobilitas mahasiswa ke luar negeri, program Dikti yang dibiayai LPDP. Dia menyatakan tidak ada bermaksud menjatuhkan wanita yang menggunakan hijab atau kerudung.

Prof Budi Santosa menjelaskan tulisan itu adalah opini pribadinya, bukan sebagai rektor ITK. Dia menegaskan sama sekali tidak berniat merendahkan orang yang menggunakan jilbab. Menurutnya, kebetulan 12 orang mahasiswi yang dia wawancarai saat itu tidak ada yang berkerudung.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Tonton Video: Kontroversi Rektor ITK Sindir Manusia Gurun Pengucap 'Barakallah'

[Gambas:Video 20detik]