Kemensetneg: Surat Penetapan Pj Gubernur Papua Barat Palsu!

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Minggu, 01 Mei 2022 13:09 WIB
Close up of a computer keyboard with word of hoax on the red button
Ilustrasi hoax (Foto: Getty Images/iStockphoto/CreativaImages)
Jakarta -

Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) buka suara soal surat viral yang berisi penunjukan Penjabat (Pj) Gubernur Papua Barat. Kemensetneg menegaskan surat tersebut palsu.

Dilihat detikcom, Minggu (1/5/2022), surat viral itu berisi penunjukan Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakhrulloh sebagai Pj Gubernur Papua Barat.

Dalam surat itu, Zudan ditunjuk sebagai Pj setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengesahkan pemberhentian dengan hormat Dominggus Mandacan dan Mohammad Lakotani dari jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat. Surat tersebut bernomor B-170/Kemensetneg/D-3/AN.00.00/01/2022 tanggal 26 April 2022.

Surat tersebut ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri. Tampak ada kop surat dengan logo Kementerian Sekretariat Negara dan tanda tangan atas nama Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kemensetneg Cecep Sutiawan dalam surat itu.

Bantahan Kemensetneg

Kemensetneg menegaskan tidak pernah menerbitkan surat yang viral tersebut. Kemensetneg menegaskan surat tersebut adalah surat palsu.

"Bersama ini kami nyatakan bahwa surat yang beredar tersebut adalah palsu dan tidak benar (hoax) karena Kemensetneg tidak pernah mengeluarkan surat tersebut," ujar Kepala Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Sekretariat Negara Eddy Cahyono Sugiarto.

Dia mengatakan tata naskah dan penandatanganan surat itu juga keliru. Dia menegaskan pejabat yang namanya ditulis dalam surat itu sudah tak lagi menjabat sejak 2019.

"Tata naskah dan penandatangan surat tersebut juga keliru karena tidak mengikuti kaidah yang berlaku, dan pejabat yang bersangkutan juga telah alih tugas sejak tahun 2019," ujarnya.

Simak juga Video: Jokowi Temui Majelis Rakyat Papua-Papua Barat, Bahas UU Otsus-Pemekaran

[Gambas:Video 20detik]



(haf/imk)