ADVERTISEMENT

Peserta Mudik Pake Kaus 'Anies Presiden', Gerindra Ambil Kutipan Bang Napi

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 01 Mei 2022 06:57 WIB
Ktua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani
Foto: Rani Mauliani (Dok. Istimewa/foto diberikan oleh narasumber)
Jakarta -

Baju kaus 'Anies Presiden Indonesia' yang dikenakan oleh peserta mudik gratis Pemprov DKI Jakarta ramai disorot. Gerindra DKI Jakarta mengatakan Gubernur Anies Baswedan harusnya lebih bijaksana mengingatkan jajarannya mengenai isu yang akan menimbulkan reaksi publik.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari fraksi Gerindra Rani Mauliani menilai harusnya Pemprov DKI memberikan klarifikasi jelas mengenai adanya kaus 'Anies Presiden Indonesia' itu.

"Menurut saya sebaiknya ada klarifikasi atau penjelasan dari Pemprov terkait isu yang beredar tersebut, ya sebaiknya hal-hal seperti kampanye ini bisa lebih bijak penempatan momennya karena sangat sensitif," kata Rani kepada wartawan, Sabtu (30/4/2022).

Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta itu menilai harusnya Anies Baswedan mengingatkan jajarannya agar lebih bijak dalam bersikap. Utamanya, kata dia, dalam mengambil tindakan yang berpotensi akan menimbulkan reaksi keras dari banyak pihak.

"Kalau pun bukan Pak Gub pelakunya, Pak Gub harus ingatkan jajarannya untuk lebih bijaksana dalam memutuskan tindakan-tindakan yang sangat berisiko memancing reaksi keras dari banyak pihak," jelasnya.

Menurut Rani, jika ada kaus yang dibagikan Pemprov DKI terkait mudik itu, harusnya menampilkan gambar yang menampilkan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang terlibat dalam program mudik gratis itu.

"Ya kalau mau ada kaos yang dibagikan karena ini program Pemprov coba gitu gambarnya rame-rame dengan jajaran SKPD yang terlibat kegiatannya, pasti nggak bikin komen yang bikin gaduh," papar Rani.

Rani kemudian menyinggung tindakan orang di lingkungan Anies Baswedan yang membuat Anies menjadi bahan perbincangan. Rani kemudian berbicara kemungkinan celah yang diberikan Anies kepada orang di sekitarnya.

"Kadang emang orang-orang seputaran bikin si 'empunya' jadi bahan perbincangan, bisa jadi memang empunya itu tidak tahu tapi kan mereka belum tentu berani begitu kalau si 'empunya' nggak kasih celah toh. Ya kan kata Bang Napi juga 'kejahatan terkadang bukan karena niat dari pelaku tapi juga karena adanya kesempatan'," katanya.

Simak respons Wagub DKI soal kaus 'Anies Presiden' pada halaman selanjutnya.

Saksikan juga Sosok Minggu Ini: Layanan Ojek Online Dengan Pengemudi Difabel, Karya Triyono

[Gambas:Video 20detik]




ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT