ADVERTISEMENT

Bupati Serang Pastikan Wisata Pantai Anyer Aman bagi Wisatawan

Atta Kharisma - detikNews
Jumat, 29 Apr 2022 15:39 WIB
Pemkab Anyer
Foto: Pemkab Anyer
Jakarta -

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah turun langsung ke lapangan untuk memastikan pariwisata pantai di Kecamatan Anyer dan Cinangka aman bagi wisatawan. Ia mengimbau masyarakat sekitar untuk tidak terpengaruh isu negatif atau hoaks tentang bahaya tsunami dari aktivitas Gunung Anak Krakatau.

"Alhamdulillah, saya hadir untuk menindaklanjuti aspirasi PHRI, karena banyak tamu yang membatalkan kunjungan, mau datang liburan lebaran, membatalkan rencananya. Ada informasi dan hoaks yang berkembang," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (29/4/2022).

Tatu menilai peningkatan level GAK dari waspada ke siaga berada pada radius 5 kilometer dari kawah aktif. Sementara jarak GAK ke Pantai Anyer lebih dari 40 kilometer. Selain itu, aktivitas GAK saat ini juga semakin menurun.

"Dari Badan Geologi atau Pusat Vulkanologi dan BMKG sudah menyampaikan agar kita tidak perlu khawatir secara berlebihan," ucapnya.

Ia menambahkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang, bersama TNI-Polri dan Badan Penanggulangan Bencana sudah melakukan rapat koordinasi persiapan pengamanan bagi wisatawan.

"Rencana kontingensi dan mitigasi sudah kami lakukan. Waspada memang harus selalu kita lakukan terhadap bencana apa pun, tetapi sampai saat ini alhamdulillah Pantai Anyer aman," ujarnya.

Pemkab Anyer Foto: Pemkab Anyer

Karena itu, Tatu pun mengimbau para wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Anyer-Cinangka agar tidak khawatir.

"Kami harapkan silahkan datang, tidak perlu cancel rencana liburannya. Insya Allah aman. Dan kami bersama TNI-Polri, BMKG, dan Badan Vulkanologi terus berkoordinasi untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi wisatawan," tutup Tatu.

Di sisi lain, Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto menjelaskan Gunung Anak Krakatau sejak awal Februari hingga April mengalami aktivitas fluktuatif. Level siaga GAK berada pada radius 5 kilometer dari kawah aktif.

"Masyarakat tidak perlu khawatir yang di luar radius kewaspadaan itu, terutama penyeberangan Bakauheni-Merak dan Pantai Anyer juga. Jangan khawatir terhadap isu-isu, apalagi sekarang ada hoaks tsunami. Kita sudah punya standar operasional bersama, Badan Geologi dan BMKG tentang kewaspadaan tsunami, jadi tidak perlu khawatir," pungkasnya.

Dalam kunjungannya tersebut, Tatu didampingi Kepala Stasiun Geofisika Klas I Tangerang Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Suwardi, Koordinator Kelompok Mitigasi Gunung Api Badan Geologi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kristianto, Dandim 0623/Cilegon Letnan Kolonel Infanteri Ari Widyo Prasetyo, pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Serang dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Serang.

(ega/ega)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT