Presiden Jokowi dan PM Jepang Fumio Kishida Bertemu di RI Besok Jumat

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 28 Apr 2022 16:22 WIB
Japan’s former Foreign Minister Fumio Kishida attends a press conference at the headquarters of the Liberal Democratic Party after he was elected as party president in Tokyo Wednesday, Sept. 29, 2021. Kishida won the governing party leadership election on Wednesday and is set to become the next prime minister, facing the imminent task of addressing a pandemic-hit economy and ensuring a strong alliance with Washington to counter growing regional security risks. (Du Xiaoyi/Pool Photo via AP)
PM Jepang Fumio Kishida (Du Xiaoyi/Pool Photo via AP)
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Jepang YM Fumio Kishida akan melakukan kunjungan ke Indonesia pada 29 dan 30 April. Kishida akan bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan membahas sejumlah hal.

"PM Kishida Fumio akan berkunjung ke Indonesia pada 29-30 April, jadi artinya besok dan lusa. Indonesia merupakan negara pertama yang akan dikunjungi dalam rangkaian lawatan kali ini yang terdiri dari Indonesia, Vietnam, Thailand, Italia, dan Inggris," ujar Direktur Asia Timur dan Pasifik Kemlu Santo Darmosumarto saat konferensi pers, Kamis (28/4/2022).

Kishida rencananya bertemu dengan Jokowi pada sore hari. Keduanya juga akan memberi keterangan pers di Istana Negara.

Santo mengatakan salah satu hal yang akan dibicarakan dalam pertemuan itu adalah tentang ekonomi. Diharapkan kerja sama Jepang-RI bisa memulihkan ekonomi kedua negara pasca-pandemi COVID-19.

"Dalam pertemuan Presiden Jokowi dan PM Kishida tentunya dari perspektif kita adalah gimana kemitraan ekonomi yang bersejarah bisa mendorong, atau menjadi basis bagi penguatan bersama dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi pasca-pandemi," ucapnya.

Tak hanya itu, pertemuan keduanya juga kemungkinan akan membahas Ukraina dan G20. Keduanya akan membahas perkembangan dunia saat ini.

"Tentunya akan diangkat beberapa isu terkait perkembangan di kawasan ataupun di dunia, dan kita belum bisa prediksi, tapi terdapat beberapa hal yang sedang berkembang di dunia seperti Ukraina, G20, itu akan jadi bahan pembahasan dari kedua pemimpin Jepang dan Indonesia," pungkas Santo.

(zap/dhn)