Jubir: Wapres Ma'ruf Amin Tak Terintimidasi Hasil Survei Turun

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 27 Apr 2022 17:27 WIB
Masduki Baidlowi
Masduki Baidlowi (Foto: dok. Setwapres)
Jakarta -

Kepuasan publik terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Ma'ruf Amin menurun berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia. Jubir Wapres Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi, merespons soal kepuasan terhadap Jokowi 59,9 persen dan Ma'ruf 45,2 persen.

"Karena fluktuasi kepuasan publik tersebut dipengaruhi oleh persoalan bangsa secara siklikal," kata Masduki Baidlowi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/4/2022).

Masduki mencontohkan saat ini kepuasan publik menurun mungkin dipengaruhi oleh problem minyak goreng, kenaikan harga BBM, hingga harga pangan. Selain itu, ada isu terkait penundaan Pemilu 2024.

Problem dan isu yang ada di tengah kehidupan bernegara itu, menurut Masduki, sangat wajar bila memberikan sentimen negatif terhadap pemerintah. Namun, bagi Masduki, masyarakat juga memberikan apresiasi yang positif ketika pemerintah memberikan solusi konkret.

Contohnya, pada awal 2022, sesuai survei Indikator Politik Indonesia, kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai rekor tertinggi, Jokowi 71 persen dan Ma'ruf 57,6 persen. Saat itu, publik merasakan bagaimana pemerintah mengatasi penyebaran pandemi secara signifikan serta pemulihan ekonomi.

"Survei Indikator juga menunjukkan bahwa Presiden dan Wapres bekerja dalam irama yang sama. Ketika kepuasan publik naik, keduanya bersama, begitupun ketika turun. Sama-sama turun," ujar Masduki.

Masduki yakin ke depan kepuasan publik akan kembali meningkat, seiring dengan solusi yang dikeluarkan pemerintah dalam menyelesaikan aneka persoalan yang ada. Terkait perbedaan yang cukup jauh antara kepuasan terhadap Jokowi dan Ma'ruf, Masduki menganggap hal yang wajar.

"Justru tidak wajar bila kepuasan publik terhadap Wapres lebih tinggi dari Presiden," kata Masduki.

Masduki menjelaskan sifat pekerjaan Ma'ruf mempengaruhi rendahnya kepuasan publik. "Wapres itu tidak memiliki fungsi eksekutoral, fungsinya hanya koordinasi," ucap Masduki.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: