PKS Nilai Wajar Kepuasan terhadap Jokowi Turun, Singgung Migor dan IKN

Arief Ikhsanudin - detikNews
Rabu, 27 Apr 2022 08:32 WIB
Mardani Ali Sera. (Screenshot video Mardani Ali Sera).
Mardani Ali Sera. (Screenshot video Mardani Ali Sera)
Jakarta -

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menilai wajar atas turunnya tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) berdasarkan hasil survei. PKS menilai ada beberapa hal yang mempengaruhi hal tersebut.

"Wajar turun. Naiknya harga-harga dan langkanya migor (minyak goreng) sangat menyusahkan rakyat," ucap Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, saat dihubungi, Selasa (26/4/2022).

Dengan turunnya tingkat kepuasan terhadap pemerintah Jokowi, Mardani juga menyinggung soal pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

"Itu bisa juga kritik atas ide IKN yang belum diperlukan rakyat," ujarnya.

Mardani memberikan saran kepada pemerintah untuk memperbaiki keadaan. Khususnya mengembalikan daya beli masyarakat.

"Turunin harga dan pastikan minyak goreng ada di pasaran. Plus, dengarkan rakyat," katanya.

Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Turun

Diketahui, Lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis survei kepuasan kinerja pemerintahan Presiden Jokowi. Temuannya, ada tren penurunan terhadap kepuasan kinerja Jokowi.

Responden diberikan pertanyaan: Secara umum, apakah sejauh ini Ibu/Bapak sangat puas, cukup puas, kurang puas, atau tidak puas sama sekali dengan kinerja Presiden Jokowi?

Sangat puas: 10,2%
Cukup puas: 49,7%
Kurang puas: 30,5%
Tidak puas: 8,1%
Tidak tahu/tidak jawab: 1,5%

"Di bulan April 14 sampai 19 April, yang puas atau sangat puas itu kalau total 59,9%, yang kurang puas 38,6%, jadi lebih banyak yang puas. Bagaimana trennya? Trennya ada penurunan," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi.

Buhanuddin menjelaskan pada awal Januari 2022, masyarakat yang puas akan kinerja Jokowi sebesar 75,3%. Kepuasan terhadap kinerja Jokowi itu tertinggi selama pemerintahannya, tapi menjelang April trennya turun.

Kepuasan terhadap kinerja Jokowi juga menurun berdasarkan survei Charta Politika Indonesia dan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

Survei Charta Politika Indonesia merilis hasil survei kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin menurun menjadi 62,9%. Pada Desember 2021, kepuasan terhadap kinerja atas kinerja Jokowi-Ma'ruf Amin sebesar 70,1%.

Sementara, survei SMRC mencatat ada 64,6% responden yang puas atas kinerja Jokowi. Angka tersebut menurun cukup signifikan dibanding dengan survei kepuasan pada Maret 2021 yang berada di angka 77 persen.

Simak video 'Indikator Politik: Tren Kepuasan terhadap Kinerja Jokowi Turun!':

[Gambas:Video 20detik]



(aik/jbr)