Grab Benahi Sistem Rekrutmen Menyusul Protes Calon Mitra Disabilitas

Angga Laraspati - detikNews
Rabu, 27 Apr 2022 16:53 WIB
Ilustrasi driver Grab
Foto: dok. Grab Indonesia
Jakarta -

Grab Indonesia tengah melakukan investigasi internal terkait kejadian yang dialami oleh salah satu calon mitra grab yang mengalami perlakuan buruk ketika melakukan wawancara. Proses investigasi tersebut akan diselesaikan paling lambat 3 hari.

Chief Communications Officer of Grab Indonesia, Mayang Schreiber mengatakan Grab menemukan terjadinya kesalahan prosedural di lapangan. Oleh karena itu, Grab menyatakan permohonan maaf kepada calon mitra tersebut atas kejadian yang dialami.

"Karyawan Grab terkait saat ini telah dibebastugaskan sementara proses investigasi berjalan. Proses investigasi akan diselesaikan paling lambat dalam 3 hari ke depan dan hasilnya akan diinformasikan ke publik," kata Mayang dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (27/4/2022).

Mayang melanjutkan Grab telah menghubungi calon mitra tersebut, kemarin, untuk menyampaikan permohonan maaf dan permohonan bertemu secara langsung, serta berkoordinasi dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (GERKATIN).

Pihak calon mitra juga telah menyampaikan kesediaan untuk bertemu dengan perwakilan Grab Indonesia hari ini, sebagai bagian dari proses evaluasi dan koreksi Grab untuk meningkatkan layanan terhadap mitra Teman Tuli.

Sementara itu, Grab juga akan memperbaiki prosedur pendaftaran online untuk mitra penyandang disabilitas berbasis komunitas yang selama ini telah berjalan yaitu dengan meningkatkan publikasi informasi jalur khusus pendaftaran mitra penyandang disabilitas, untuk meminimalisasi kemungkinan kesalahan prosedur di lapangan.

Selain itu, para calon mitra juga melengkapi formulir pendaftaran mitra untuk memastikan pelayanan yang lebih efektif bagi calon mitra penyandang disabilitas. Kedua hal tersebut akan diimplementasikan dalam 3 hari ke depan.

"Pembaruan prosedur dan pelatihan internal bagi karyawan Grab yang bertugas melayani mitra dan calon mitra penyandang disabilitas, yang akan dilaksanakan bertahap dalam 3 (tiga) bulan ke depan," ungkap Mayang.

Mayang menambahkan Grab akan melengkapi lokasi rekrutmen calon mitra pengemudi dan UMKM, termasuk Grab Driver Center dengan menambah papan informasi yang memudahkan calon mitra penyandang disabilitas.

Grab juga menambah jadwal kehadiran penerjemah bahasa isyarat untuk membantu memudahkan proses rekrutmen para calon mitra penyandang disabilitas yang datang ke lokasi rekrutmen Grab. Semua hal tersebut akan diimplementasikan dalam 1 bulan ke depan.

Tak berhenti sampai di situ saja, Grab akan meneruskan konsultasi dengan GERKATIN dan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) dalam pelaksanaan program kemitraaan dengan penyandang disabilitas, termasuk implementasi untuk semua inisiatif perbaikan program di atas.

"Dengan program rekrutmen mitra penyandang disabilitas yang telah berjalan selama 5 (lima) tahun, seharusnya kejadian ini dapat dihindari. Kami harus dan akan menjalankan program ini dengan lebih baik, sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan," imbuh Mayang.

Mayang pun mengatakan Grab selalu menjunjung tinggi profesionalitas yang berlandaskan kemanusiaan di segala aspek operasional dan selalu terbuka untuk menerima saran maupun kritik dari semua pihak untuk terus menyempurnakan program ini.

(prf/ega)