Diklaim Dipesan TNI, Begini Cara Kerja Alat Pengubah Air Jadi BBM dari Cirebon

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 27 Apr 2022 14:20 WIB
Inovasi buatan warga Cirebon.
Aryanto Misel, pencipta Nikuba (Ony Syahroni/detikJabar)
Cirebon -

Aryanto Misel (67), warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, membuat alat pengonversi air menjadi hidrogen yang bisa digunakan sebagai bahan bakar untuk kendaraan bermotor. Namun, siapa sangka Aryanto, pembuat alat Nikuba, hanya lulusan sekolah menengah atas (SMA).

"Otodidak aja saya. Karena memang saya sudah menyukai bidang kimia ini sejak masih SMP. Yang penting kita mau belajar tentang hal-hal begini. Kita harus tau tentang unsur, sifat dan karakternya," kata Aryanto saat berbincang dengan detikJabar di kediamannya di Lemahabang Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, baru-baru ini, seperti dilansir detikJabar, Rabu (27/4/2022).

Karena kesukaannya terhadap bidang kimia, Aryanto membuat beberapa karya. Salah satunya Nikuba. Sepintas, alat buatan Aryanto ini terlihat seperti mesin pompa air tapi ukurannya lebih kecil.

Dia kemudian menjelaskan cara kerja alat buatannya itu. Menurut Aryanto, Nikuba ini berfungsi memisahkan antara hidrogen (H2) dan oksigen (O2) yang terkandung di dalam air (H2O) yang telah dimasukkan ke alat tersebut.

"Alat ini bisa menghasilkan hidrogen yang berasal dari Air. Namun Air yang digunakan adalah air yang sudah tidak mengandung logam berat. Air yang dimasukkan ke alat ini akan dielektrolisis. Air ini nantinya akan terpecah menjadi hidrogen (H2) dan oksigen (O2)," kata dia.

"Hidrogen (H2) ini nantinya akan dialirkan ke ruang pembakaran mesin kendaraan. Sementara oksigen (O2)-nya akan dielektrolisis lagi agar menjadi Hidrogen untuk kembali dialirkan ke ruang pembakaran mesin kendaraan," ucap Aryanto.

Sejauh ini, alat penemuan Aryanto telah terpasang di 30 unit motor dinas milik TNI dari Kodam III Siliwangi. Terbaru, Nikuba milik Aryanto juga dipasangkan di 1 unit motor dinas milik anggota TNI dari Koramil Lemahabang.

Baca berita selengkapnya di sini.

Simak juga 'CTARSA Foundation Menyapa Prajurit TNI AL di Pulau Terluar Paling Barat':

[Gambas:Video 20detik]



(idh/tor)