Pimpinan DPR Terima Dubes Kroasia, Bahas Rencana Kunker Akhir Juli

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Selasa, 26 Apr 2022 14:37 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima courtesy call (kunjungan kehormatan) delegasi Kedutaan Besar Kroasia yang dipimpin Duta Besar Kroasia untuk RI (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad usai menerima courtesy call (kunjungan kehormatan) delegasi Kedutaan Besar Kroasia yang dipimpin Duta Besar Kroasia untuk RI. (Firda Cynthia Anggrainy/detikcom).
Jakarta -

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menerima courtesy call (kunjungan kehormatan) delegasi Kedutaan Besar Kroasia yang dipimpin Duta Besar Kroasia untuk Indonesia Nebosja Koharovic. Keduanya membahas diplomasi parlemen Indonesia dan Kroasia.

Pantauan detikcom, Selasa (26/4) pukul 11.00 WIB, pertemuan itu digelar di ruang kerja pimpinan DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/4/2022). Kehadiran Nebosja disambut hangat oleh Dasco.

Keduanya tampak mengenakan setelan jas berkelir serasi biru gelap. Pertemuan ini digelar tertutup dan diakhiri sesi jumpa pers. Dasco mengatakan kunjungan Nebosja bukanlah yang pertama kali. Dia menyebut Dubes Kroasia memang menjalin komunikasi yang baik dengannya.

"Ini bukan kunjungan yang pertama. Kita dengan pihak Kroasia ini memang saling berkomunikasi dengan baik," kata Dasco kepada wartawan.

Dasco menjelaskan kunjungan tersebut dalam rangka memperingati 30 tahun jalinan kerja sama Indonesia dan Kroasia. Dia menyebut rencana sebelumnya sempat tertunda lantaran situasi pandemi COVID-19. Pertemuan itu juga membahas peluang-peluang bisnis di sana, termasuk rencana kunjungan ke Kroasia.

"Ini kunjungan kesekian dan dalam rangka memperingati 30 tahun Kroasia. Ada rencana-rencana yang sempat tertunda karena pandemi COVID-19 dan ini kita lanjutkan sebagai diplomasi parlemen. Tadi (Dubes Kroasia) menyampaikan peluang-peluang usaha di sana," ujar Ketua Harian DPP Gerindra itu.

"Dan insyaallah bulan Juli kita akan kunjungan ke Kroasia untuk melakukan diplomasi parlemen dan penjajakan-penjajakan kerja sama dengan negara Kroasia," ujarnya.

Dasco menegaskan kunjungan ini masih dalam tahap perencanaan dan belum ada keputusan mengenai perwakilan atau alat kelengkapan dewan (AKD) yang bakal ke Kroasia. Undangan kunjungan ke Kroasia itu nantinya akan dibahas di rapim terlebih dahulu.

"Belum diputuskan. Nanti undangan itu kita akan kasih ke rapim. Di sana nanti ditentukan yang ke sana BKSAP atau siapa, gitu," imbuh dia.

Duta Besar Kroasia untuk Indonesia Nebosja Koharovic mengatakan pertemuan itu membahas hubungan diplomatik parlemen Kroasia dan Indonesia. Nebosja menyebut pihaknya akan mengundang Indonesia terkait kegiatan diplomasi parlemen.

"Kami membicarakan masa depan kerja sama diplomasi parlemen. Kami juga membicarakan soal kunjungan delegasi parlemen ke Kroasia. Kemungkinan digelar pada semester pertama, rencananya akhir bulan Juli," kata Nebosja dalam kesempatan yang sama. Pernyataan Dubes Kroasia dalam bahasa Inggris tersebut telah diterjemahkan dan disesuaikan.

Simak juga 'BKSAP DPR Akan Kunker ke Palestina, Tapi Was-was dengan Situasi Gaza':

[Gambas:Video 20detik]




(fca/gbr)