KPK Didemo Soal Korupsi di Kaltim
Selasa, 30 Mei 2006 14:23 WIB
Jakarta - Sekitar 100 mahasiswa dan pemuda Kalimantan Timur (HMPK) mendemo KPK. Mereka menuntut KPK mengusut dugaan korupsi 1 juta hektar lahan sawit terhadap Gubernur Kaltim Suwarna AS.Sekitar pukul 12.30 WIB dengan mengendarai 8 metromini, mereka tiba di depan kantor KPK Jl Veteran III, Jakarta Pusat pada Selasa (30/5/2006).Mereka langsung menggelar aksi bernyanyi-nyanyi, "Revolusi-revolusi sampai mati", diiringi teriakan "Hidup mahasiswa!"Spanduk warna hitam terpasang di atas mobil sound system bertuliskan "Tegakkan supremasi hukum, tangkap dan adili gubernur terkorupsi di Indonesia Suwarna AS Gubernur Kaltim."Tak hanya itu, poster dari karton bertuliskan "Suwarna penghisap darah rakyat", "Tahan Suwarna tersangka korupsi 1 juta hektar sawit" turut mereka acung-acungkan.Dalam orasinya para pengunjuk rasa mendesak KPK segera mengusut tuntas korupsi Suwarna. Selain itu kejaksaan dan polisi diminta transparan dan tidak menutupi kasus ini."Kami mengimbau masyarakat Kaltim agar menghormati pengusutan kasus korupsi. Dan kami mendesak SBY dan mendagri menonaktifkan Suwarna," seru Hery Susanto, Sekjen HMPK.Sekitar 25 petugas dari Polsek Gambir berjaga mengamankan aksi ini. Meski aksi para pengunjuk rasa menyita sebagian jalan, namun tidak membuat arus lalu lintas terganggu. Setelah beberapa perwakilan diterima KPK, pengunjuk rasa membubarkan diri dengan tertib.
(ndr/)











































