PPLN Tiba di RI Belum Booster Bisa Suntik di Bandara Soekarno-Hatta

Khairul Maarif - detikNews
Senin, 25 Apr 2022 19:26 WIB
Sejumlah calon penumpang pesawat melakukan lapor diri di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (8/3/2022). Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 menghapus persyaratan hasil tes negatif PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima vaksin dosis kedua atau vaksin dosis ketiga (booster) COVID-19 yang berlaku per 8 Maret 2022. ANTARA FOTO/Fauzan/aww.
Ilustrasi / Bandara Soekarno Hatta (Foto: ANTARA FOTO/FAUZAN)
Tangerang -

Para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) tidak perlu melakukan tes PCR saat tiba di Indonesia. Tes PCR hanya berlaku saat keberangkatan dari negara asal saja dengan masa berlaku 2 X 24 jam.

"Sampai sini tidak ada lagi pemeriksaan PCR. Jadi para penumpang setelah unloading dari pesawat, maka di situ hanya ada scan suhu tubuh apabila di bawah 37,5 derajat Celcius," kata Dansatgas Udara COVID-19 Bandara Soekarno-Hatta, Kolonel Agus Listiyono, Senin (25/4/2022).

Dia mengatakan penumpang PPLN tersebut langsung bisa menuju ke imigrasi. Dia mengatakan aturan tersebut berdasarkan Surat Edaran (SE) Satgas COVID-19 Nomor 17/2022.

Agus membeberkan saat ini sudah tidak ada lagi pemeriksaan seketat sebelumnya yang memiliki beberapa pos-pos yang harus dilalui PPLN. Menurutnya, setelah dari imigrasi, PPLN lanjut ke bagian bea cukai dan setelahnya dapat pulang ke rumah masing-masing.

"Tidak ada pemeriksaan lagi di pos-pos yang dulunya ada. Imigrasi terus normatif ke bea cukai terus pulang ke alamat masing-masing," tuturnya.

Sementara itu, bagi PPLN yang belum vaksinasi booster dapat melakukan di fasilitas yang sudah disediakan gratis untuk para WNI. Setelah itu, PPLN dapat melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing.

"Mengenai yang belum vaksin booster, maka di situ dilakukan vaksin booster dan gratis untuk WNI dan langsung bisa kembali melakukan karantina. Karantina 5 hari pun di tempat alamat masing-masing, tidak terpusat," ungkapnya.

Ia mengimbau untuk para PPLN sudah menginstall aplikasi PeduliLindung. Dia mengatakan para penumpang akan diskrining di entry poin Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

"Saat di-scan barcode jika menunjukkan hijau maka para penumpang itu seperti apa yang saya utarakan di depan. Nah itu flow-nya langsung selancar mungkin," bebernya.

Namun, pemeriksaan ini tetap dapat dilakukan secara manual dengan menunjukkan bukti fisiknya saja jika sudah vaksin dan langsung akan dicek. Pengecekan ini dilakukan di konter kantor kesehatan pelabuhan (KKP).

"Langsung dicek di konter KKP. Dan beberapa petugas KKP di situ banyak kurang lebih ada 10-15 (orang). Jadi tidak untuk pengecekan itu secara khusus namun hanya menunjukkan hasil secara fisik," ucapnya.

(jbr/jbr)