Hitamnya Hitam

Kisah Bejat Pelecehan Seksual 'Nth Room' di Korea Selatan

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 24 Apr 2022 11:04 WIB
Cho Ju-bin (BBC)
Cho Ju-bin (BBC)
Jakarta -

Nth Room adalah salah satu kasus pelecehan seksual yang cukup fenomenal di Korea Selatan pada 2020. Puluhan perempuan, termasuk yang di bawah umur, menjadi korban pelecehan dengan kekerasan ini.

Seperti dikutip dari Korea Herald, setidaknya ada 74 orang yang menjadi korban pelecehan seksualnya. Jumlah ini termasuk 16 gadis di bawah umur. Pelaku utama dari kejahatan pelecehan seksual ini adalah pria 24 tahun bernama Cho Ju-Bin.

Bagaimana cara Cho melakukan kejahatannnya itu?

Cho Ju-Bin dibantu oleh beberapa pelaku lainnya. Dia melakukan kejahatannya dengan memikat para korbannya lewat iming-iming pekerjaan paruh waktu dengan upah yang menggiurkan.

Usai terbuai oleh iming-iming tersebut, dia memaksa korbannya untuk melakukan pertunjukan porno di hadapan kamera. Jika menolak, mereka akan disebar identitasnya. Korban dipaksa untuk menjadi budak seksual.

Konten video-video porno itu kemudian dijual melalui aplikasi Telegram dengan room bernama Nth Room. Grup room itu memiliki 200 ribu anggota. Mereka juga menjual video-video berisi kekerasan seksual ini di aplikasi Discord. Para anggotanya bisa membeli konten-konten tersebut dengan koin kripto.

Cho dilaporkan meraup ratusan juta won atau setara miliaran rupiah dari hasil penjualan konten-konten porno ini.

Bagaimana pengakuan Cho usai ditangkap? Baca di halaman selanjutnya.

Lihat juga Video: Hotman Paris Bantah Lakukan Pelecehan Seksual terhadap Mantan Aspri

[Gambas:Video 20detik]