Bikin Kaget! Warga Sumut Beli BBM Pakai Teko dan Kaleng Biskuit

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 20:08 WIB
Foto warga Nias Barat, Sumut, membeli BBM jenis Pertalite menggunakan teko ramai diperbincangkan. Selain teko, warga juga dikabarkan membeli BBM memakai kaleng biskuit sebagai wadah. (dok istimewa)
Warga Nias Barat, Sumut, membeli BBM jenis Pertalite menggunakan teko ramai diperbincangkan. Selain teko, warga juga dikabarkan membeli BBM memakai kaleng biskuit sebagai wadah. (Foto: dok. istimewa)
Medan -

Seperti dilansir detikSumut, dalam foto terlihat petugas SPBU yang mengisikan BBM hingga teko hampir penuh. Petugas itu mengisi BBM ke teko di tengah antrean pengendara yang juga ingin mengisi BBM di SPBU itu.

Section Head Commercial Pertamina Patra Niaga Region Sumbagut, Agustiawan, mengatakan pembelian BBM jenis Pertalite menggunakan teko itu tidak diizinkan. Sebab, BBM jenis ini sudah masuk kategori BBM penugasan.

Foto warga Nias Barat, Sumut, membeli BBM jenis Pertalite menggunakan teko ramai diperbincangkan. Selain teko, warga juga dikabarkan membeli BBM memakai kaleng biskuit sebagai wadah. (dok istimewa)Foto warga Nias Barat, Sumut, membeli BBM jenis Pertalite menggunakan teko ramai diperbincangkan. Selain teko, warga dikabarkan membeli BBM memakai kaleng biskuit sebagai wadah. (dok istimewa)

"Bahwa BBM bersubsidi tidak boleh diperjualbelikan menggunakan jeriken sejak adanya keputusan dari Menteri ESDM yang menyatakan bahwa Pertalite statusnya berubah menjadi jenis BBM khusus penugasan dari yang sebelumnya merupakan jenis BBM umum, maka perlakuannya sama dengan BBM bersubsidi," ucap Agus.

Agus mengatakan pembelian boleh dilakukan jika menggunakan jeriken yang berbahan logam dan melampirkan surat dari dinas terkait. Hal ini diperuntukkan bagi nelayan ataupun petani.

Agus menduga warga membeli menggunakan teko atau kaleng biskuit ini karena menyamakan antara jeriken dari bahan logam dengan teko yang juga dari bahan logam.

Simak selengkapnya di sini.

Lihat juga video 'Harga Pertamax Naik, Banyak Konsumen 'Turun Kelas' ke Pertalite':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/lir)