Bareskrim Sita Apartemen Mewah Senilai Rp 160 M Terkait Kasus KSP Indosurya

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 16:00 WIB
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko (Dok. Polri)
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko (Foto: dok. Polri)
Jakarta -

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri kembali menyita aset tersangka kasus dugaan penipuan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya. Kali ini polisi menyita 2 lantai di Sudirman Suites Apartment senilai Rp 160 miliar.

"Dua lantai Apartemen Sudirman Suites senilai Rp 160 miliar," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Gatot Repli Handoko dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (21/4/2022).

Gatot mengatakan Bareskrim sedang mengajukan penetapan penyitaan terhadap dua lantai apartemen mewah itu. Penetapan penyitaan diajukan kepada PN Jakpus.

"Kemudian melakukan koordinasi dengan PN Jakpus terkait penetapan sita," tuturnya.

Gedung di Setiabudi Senilai Rp 100 M Disita

Lebih lanjut, Gatot memaparkan aset lain yang disita dari tersangka Indosurya berupa gedung di Setiabudi, Jaksel. Gedung itu memiliki nilai Rp 100 miliar dan sudah disita kemarin siang.

"Berdasarkan surat perintah penyitaan tanggal 11 April 2022, pada hari Rabu, tanggal 20 April 2022, pukul 14.00 WIB, dilakukan penyitaan terhadap aset yang dibeli dari hasil kejahatan berupa sebuah gedung Graha Oil di wilayah Setiabudi, Jaksel, atas nama HS senilai Rp 100 miliar," jelas Gatot.

Gatot mengatakan penyitaan disaksikan oleh sekuriti setempat. Pengacara tersangka turut dihadirkan saat penyitaan.

"Kegiatan penyitaan didampingi oleh pihak sekuriti gedung dan pengacara tersangka. Adapun tindakan yang dilakukan penyidik yaitu membuat surat tanda penerimaan, membuat BAP penyitaan, dan memasang standar penyitaan pada gedung tersebut," imbuhnya.

Simak Video 'Awal Mula Patricia Gouw Investasi di KSP Indosurya hingga Rugi Rp 2 M':

[Gambas:Video 20detik]