Memaksa Masuk ke Arah Istana, Pendemo di Patung Kuda Diamankan Polisi

ADVERTISEMENT

Memaksa Masuk ke Arah Istana, Pendemo di Patung Kuda Diamankan Polisi

Anggi Muliawati - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 14:36 WIB
Polisi mengamakan pendemo di Patung Kuda, Jakarta Pusat
Polisi mengamakan pendemo di Patung Kuda, Jakarta Pusat (Anggi/detikcom)
Jakarta -

Polisi mengamankan seorang pria pendemo di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat. Pendemo tersebut diamankan setelah memaksa demo dekat Istana Negara.

Bermula ketika massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Indonesia (AMI) long march dari IRTI menuju Patung Kuda, Jakarta Pusat, sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah sampai di Patung Kuda, mereka memaksa demo di depan Istana Negara.

"Teman-teman, ternyata kita disambut kawat berduri," ujar seorang pendemo di atas mobil komando, di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Kamis (21/4/2022).

Kemudian tiba-tiba salah seorang dari massa aksi mencoba menerobos kawat berduri. Sejumlah polisi kemudian menangkapnya.

Penangkapan ini mendapat perlawanan dari pendemo tersebut. Pendemo tersebut berontak sambil berteriak-teriak.

"Saya berhak sebagai rakyat, saya berhak!" teriak pendemo tersebut.

"Woy...ini demokrasi woy!," lanjutnya.

Polisi kemudian membawa pendemo tersebut ke posko pengamanan. Belum diketahui identitas pendemo tersebut.

Lokasi demo Patung Kuda saat ini sudah ramai didatangi massa aksi. Massa aksi yang demo dari kelompok mahasiswa.

Sementara lalu lintas di lokasi saat ini sudah ditutup kawat berduri. Lalu lintas di lokasi kini ditutup kedua arah.


Penjelasan Polisi

Pihak kepolisian memberikan klarifikasi terkait pendemo yang diamankan tersebut bukan karena ingin memaksa masuk ke arah istana. Melainkan, pria itu diamankan karena memprovoksi massa.

"Orang yang diamankan tersebut bukan karena memaksa masuk istana," ujar Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Pusat AKP Syam kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Syam menjelaskan, pendemo tersebut berada di antara polisi yang sedang melakukan pengamanan demo mahasiswa di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Pria itu memancing massa dan polisi dengan kata-kata kotor dan mengacungkan jari tengah kepada mahasiswa.

"Yang bersangkutan itu mengeluarkan kata-kata kotor dan menunjukkan jari tengah dan terus mengeluarkan kata-kata kotor, memancing dan memprovokasi, makanya kami amankan," jelas Syam.

Simak Video '9.915 Aparat Gabungan Siap Kawal Demo Mahasiswa':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT