ADVERTISEMENT

Cerita Para Perempuan di KPK dari Penyidik hingga Pengawal Tahanan

M Hanafi Aryan - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 13:01 WIB
Film dokumenter KPK Endgame ditonton oleh pegawai tak lolow TWK.
Gedung KPK (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, KPK mengenalkan sosok-sosok inspiratif pegawai perempuan di lingkungan lembaga antirasuah itu. Siapa saja mereka?

Sekadar informasi, dari 1551 pegawai KPK, sebanyak 33% nya atau 509 orang merupakan pegawai perempuan yang tersebar di berbagai unit. Salah satunya adalah seorang penyidik bernama Surya Tarmiani.

Penyidik KPK

Dalam kesehariannya, Surya Tarmiani bertugas mengumpulkan barang bukti, memeriksa saksi hingga menganalisis bukti-bukti dalam bentuk dokumen maupun elektronik.

"Memang penyidikan itu suatu pekerjaan yang dominannya dilakukan oleh laki-laki. Jadi memang perempuan kalau di situ (Direktorat Penyidikan) hanya (berjumlah) sebagian kecil saja. Memang banyak tantangannya, banyak di awal pasti tidak menyangka akan menghadapi pekerjaan atau risiko semacam itu." ujar penyidik KPK Surya Tarmiani kepada wartawan, Kamis (21/4/2022).

Para Perempuan Inspiratif yang Bekerja di KPKSurya Tarmiani (Dok. KPK)

Menurut Tarmiani, menjadi penyidik perempuan di KPK merupakan suatu keistimewaan. Dia menyebut peran dan fungsi penyidik perempuan yang tidak dapat dilakukan oleh penyidik laki-laki.

"Dari pengalaman selama ini, sebetulnya perempuan itu banyak memberikan nilai tambah ke proses penyidikan itu, ada beberapa hal sebagai perempuan itu bisa memberikan sumbangsih lebih, jadi ada hal-hal yang laki laki itu punya keterbatasan dalam situasi tertentu, di situ perempuan punya sesuatu dan peran yang bisa jadi penyidikan itu lebih lengkap. Misal harus menggeledah di area khusus perempuan," katanya.

Tak hanya Tarmiani, KPK juga memiliki seorang sosok perempuan inspiratif bernama Dame Maria Silaban yang merupakan seorang Jaksa. Dia bercerita soal kerterlibatannya sebagai Jaksa dalam menangani hingga menuntut sebuah perkara korupsi.

Jaksa KPK

Dame Maria menjelaskan tugasnya sebagai Jaksa Penuntut KPK yang selalu berhubungan soal litigasi selalu menguras waktu dan energi. Lantaran proses perkara yang diajukan untuk Peninjauan Kembali (PK) atau perkara yang masih belum terselesaikan. Namun, menurut Dame, menjadi jaksa penuntut KPK merupakan panggilan hidupnya agar Indonesia bebas dari korupsi.

"Ini adalah cita-cita dan panggilan hidup, sejak kecil cita-cita saya menjadi jaksa. Bahkan tantangan ini menjadi pemicu, pemacu, kita gregetan menghadapi para koruptor. Bagaimana Indonesia ini bisa bebas dari korupsi," ujar Dame.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT