Gaji Anggota DPR Dipotong untuk Bantu Korban Gempa
Senin, 29 Mei 2006 15:49 WIB
Jakarta - Sebagai wujud kepedulian terhadap para korban gempa di Yogyakarta dan Jawa Tengah, rapat pimpinan (Rapim) DPR memutuskan setiap anggota DPR harus rela dipotong gajinya untuk disumbangkan.Mengenai berapa besar jumlah potongannya, hal itu diserahkan kepada kebijakan masing-masing fraksi."Kami sudah rapat dengan Pak Tardjo dan Pak Zaenal. Nanti akan diedarkan surat untuk membantu bencana alam yang isinya agar para anggota DPR bersedia memotong gajinya. Besarannya terserah fraksi masing-masing," ujar Ketua DPR Agung Laksono.Hal ini disampaikan dia di Gedung DPR, Senayan, Senin (29/5/2006) usai mengambil sumpah jabatan pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR Paskah Suzetta yang menjadi Menneg PPN/Kepala Bappenas digantikan oleh S Sumiyati dari daerah pemilihan Jawa Barat I.Agung akan menyumbangkan separuh gajinya untuk korban gempa. Dari pantauan yang dilakukannya kemarin, penanganan korban gempa yang dilakukan pemerintah belum maksimal. Baik dalam pemberian bantuan makanan, obat-obatan dan tenda maupun evakuasi korban luka dan yang meninggal.Karenanya Agung meminta agar birokrasi di Pemda DIY dan Jateng dapat memotong kompas dalam menyalurkan bantuan dengan langsung menyerahkan kepada korban bencana tanpa melalui kabupaten atau kecamatan."Birokrasi itu menghambat, lebih baik gubernur yang juga Ketua Satkorlak langsung ngedrop ke kamp pengungsi. Tidak usah ke kecamatan," pintanya.Agung juga mengkritik penanganan bencana yang lambat seharusnya tidak terjadi. Menurutnya, pemerintah seharusnya belajar dari pengalaman ketika terjadi bencana tsunami di Aceh dan Nias atau banjir dan longsor di Jawa Tengah pada beberapa waktu lalu."Ini masih lambat, pemerintah harus lebih cepat. Yang penting bantuan harus disampaikan langsung kepada pengungsi," tegasnya.
(bal/)










































