PWI Ganjar Gubernur-Wagub Sulut Penghargaan Mitra Pers

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 21 Apr 2022 00:16 WIB
PWI Ganjar Gubernur-Wagub Sulut Penghargaan Mitra Pers (dok.ist)
Foto: PWI Ganjar Gubernur-Wagub Sulut Penghargaan Mitra Pers (dok.ist)
Jakarta -

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat memberikan penghargaan mitra pers kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey-Steven Octavianus Estefanus Kandouw. Penghargaan diberikan karena keduanya dinilai berperan aktif mendukung kegiatan pers nasional di Provinsi Sulut.

"Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey merupakan salah satu gubernur yang datang ke PWI Pusat. Tidak banyak pemimpin yang datang langsung ke kantor PWI Pusat," ujar Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari dalam keterangan tertulis, Rabu (20/4/2022).

Acara pemberian penghargaan digelar di kantor PWI Pusat, Jakarta Pusat, kemarin.Dalam acara tersebut Ketua PWI Pusat didampingi jajarannya. Ada Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi, Ketua Bidang Organisai Zulkifli Gani Ottoh, Bendahara Umum Muhammad Ihsan, dan Wakil Bendahara Umum Dar Edi Yoga.

Atal menyebut pihaknya melihat secara nasional, Indeks Kemerdekaan Pers di Sulut tidak terlalu buruk. Dimana ada pada ranking 14 tahun 2021 dari 34 provinsi.

"Kami juga tahu Gubernur Sulawesi Utara banyak memberikan perhatian kepada pers, khususnya organisasi PWI. Tentunya kami tidak akan berhenti menyampaikan apa yang kami rasakan penting, karena ini adalah kemitraan yang strategis," kata Atal.

Pada kesempatan itu, Gubernur Olly Dondokambey berterima kasih atas kepercayaan PWI Pusat.Olly mengatakan Pemprov Sulut mengharapkan peran PWI untuk membantu menyebarkan informasi kepada masyarakat.

"Tentunya kami sangat mengharapkan peran PWI di Sulawesi Utara, dalam rangka menginformasikan kepada seluruh masyarakat tentang apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab pemerintah, dan sekaligus menginformasikan kalau ada hal-hal yang tidak terjangkau pemantauan dari pemerintah, sehingga proses kemitraan ini bisa berjalan dua arah," kata Olly.

(dwia/zak)