Wagub Minta Warga DKI Vaksin Booster Sebelum Mudik-Disiplin Prokes

ADVERTISEMENT

Wagub Minta Warga DKI Vaksin Booster Sebelum Mudik-Disiplin Prokes

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 19 Apr 2022 15:15 WIB
Warga Mulai Datangi Terminal Kampung Rambutan (Wildan-detikcom)
Warga Mulai Datangi Terminal Kampung Rambutan (Wildan/detikcom)
Jakarta -

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta meminta masyarakat segera menerima suntikan ketiga (booster) vaksin COVID-19 sebelum mudik. Dia mewanti-wanti jangan sampai masyarakat mudik sambil membawa virus COVID-19 ke kampung halaman.

"Sekalipun tidak ada aturan soal PCR dan sebagainya, kami minta juga kepada warga Jakarta yang mudik untuk memastikan mendapatkan vaksin ketiga atau booster," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (19/4/2022).

Riza meminta masyarakat jangan sampai berbohong soal data pribadi COVID-19 hanya karena belum disuntik vaksin booster. Di samping itu, dia mengimbau masyarakat berinisiatif melakukan tes COVID-19 apabila menunjukkan gejala sakit.

"Jangan sampai berbohong atau memanipulasi data. Jangan sampai ada itu, karena ini syarat yang penting dan juga sekalipun tidak diwajibkan kalau memungkinkan bagi yang merasa tidak enak segera periksa, setidaknya dengan antigen atau PCR," ujarnya.

"Ini juga bagian cara untuk mengantisipasi kita terpapar atau tidak. Pastikan kita pulang kampung dalam kondisi sehat dan fit. Kalau dirasa kurang sehat atau kurang fit segera antigen atau PCR atau periksa ke dokter," sambungnya.

Riza menyoroti lonjakan kasus COVID-19 usai masa libur panjang dalam kurun 2 tahun terakhir. Dia mengimbau warga disiplin protokol kesehatan (prokes) COVID-19 saat mudik.

"Terlebih kalau kita mudik kan bertemu sanak keluarga, orang tua, kakek-nenek yang usianya sudah lanjut. Itu kan sangat rentan, apalagi memiliki komorbid. Untuk itu, kami minta demi kebaikan orang tua, kakek-nenek, saudara-saudara kita di kampung jadi tolong diperhatikan, tetap gunakan masker, hand sanitizer, cuci tangan, dan sebagainya. Tolong ini diperhatikan sebaik mungkin," imbuhnya.

Cegah Penularan COVID-19

Sebelumnya, Riza Patria mengingatkan warganya taat protokol kesehatan selama mudik Lebaran. Dia mewanti-wanti jangan sampai ke kampung justru membawa virus Corona.

"Iya itu juga jadi perhatian kita terkait potensi lonjakan pascamudik itu jadi perhatian pemerintah pusat dan pemerintah daerah dan satgas pusat," ujar Riza di Kantor Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/4).

Dia mengingatkan warga yang mudik bertanggung jawab atas kesehatan masing-masing. Mengingat momen Lebaran waktu berkumpul dengan sanak saudara.

"Karena kita mempunyai sanak saudara keluarga yang mungkin umurnya sudah cukup tua, orang tua, nenek, kakek. Jadi kita harus lebih berhati-hati jangan sampai kehadiran kita ke kampung justru membawa COVID ya. Itu yang selalu diingatkan," sambungnya.

Pemprov DKI sendiri sudah menyiapkan mudik gratis bagi warga. Tercatat sudah ada 6.500 orang yang mendaftar. Riza tak menutup kemungkinan menambah kuota mudik gratis. Namun hal itu masih melihat kondisi dan kemampuan Pemprov DKI.

Simak juga video 'Meski Belum Booster, Anak-anak Bisa Mudik Tanpa Tes Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



(taa/jbr)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT