ADVERTISEMENT

Disdukcapil DKI: Urus KTP hingga KK di Jakarta Hanya 15 Menit

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Selasa, 19 Apr 2022 10:59 WIB
Mendagri bersama Kemenkum HAM melakukan rekam cetak e-KTP di lapas dan rutan serentak di Indonesia.
Ilustrasi perekaman data e-KTP (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta memastikan layanan administrasi kependudukan untuk warga Ibu kota semakin cepat. Tak lagi berhari-hari, mengurus KTP kini hanya membutuhkan waktu 15 menit.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Budi Awaludin mengatakan pihaknya terus melakukan perbaikan secara berkelanjutan sehingga mampu melakukan percepatan layanan, mulai 15 menit, 30 menit, hingga 60 menit.

"Kami berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi warga Jakarta dan melaksanakan layanan administrasi kependudukan sesuai dengan standar yang berlaku. Layanan ini dapat berjalan sesuai durasinya dengan catatan kondisi jaringan internet yang baik dan persyaratan dari masyarakat sudah lengkap," kata Budi melalui keterangan tertulis, Selasa (19/4/2022).

Meski begitu, hanya ada satu layanan yang membutuhkan waktu lebih lama, yaitu pemanfaatan akses data kependudukan, yang memerlukan waktu 480 menit. Budi menuturkan inti layanan ini adalah efisiensi waktu warga.

Dengan begitu, warga yang mengurus layanan Dukcapil masih bisa melakukan aktivitas lain dalam hari yang sama karena layanan selesai dengan cepat.

Optimalisasi Pelayanan

Optimalisasi pelayanan ini didasarkan Keputusan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 71 Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelesaian Layanan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta, yang terbit pada Maret 2022.

Dia menjelaskan percepatan layanan ini direalisasikan melalui berbagai perbaikan, seperti peningkatan kinerja petugas serta perbaikan pola kerja.

"Sederhananya, petugas dengan cepat dan sigap langsung memproses dokumen persyaratan dari warga, sehingga pelayanannya menjadi cepat. Dengan pelayanan cepat, akurat, dan tuntas sesuai durasinya, warga DKI yang dapat terlayani juga semakin banyak sehingga tidak perlu mengantre terlalu lama," ujarnya.

Optimalisasi layanan juga dilakukan dengan berbagai hal, di antaranya layanan melalui aplikasi Alpukat Betawi yang semula kuotanya hanya 50 dokumen, sekarang ditambah hingga 100 dokumen untuk mengakomodasi permintaan yang ada. Kemudian, Dinas Dukcapil DKI Jakarta juga memberikan layanan jemput bola untuk membantu warga agar merasakan kemudahan dalam mengurus berbagai dokumen.

Apa saja rincian layanan administrasi kependudukan yang dioptimalisasi? Simak di halaman berikutnya.

Saksikan juga 'Tips agar Hati-hati Bagikan Foto Selfie KTP':

[Gambas:Video 20detik]



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT